Bawaslu Badung Perkuat Komunikasi dengan Parpol Lewat SIMBAR Mitigasi Potensi Sengketa Pemilu di DPC Partai Demokrat

Jbm.co.id-BADUNG | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Badung memperkuat komunikasi dengan partai politik melalui program SIMBAR (Simakrama Bersama Partai Politik) untuk mencegah potensi pelanggaran pemilu sejak dini.
Kali ini, kegiatan SIMBAR Bawaslu Badung menyambangi DPC Partai Demokrat Kabupaten Badung dan disambut langsung Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Badung, I Made Sunarta, Senin (19/10/2026).
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di DPC Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan Partai Golkar.
Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta mengatakan SIMBAR menjadi sarana untuk menjaga komunikasi dan koordinasi dengan partai politik, sekaligus membahas langkah mitigasi terhadap potensi permasalahan dalam proses Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan.
“Melalui SIMBAR, kami ingin memastikan komunikasi dengan partai politik tetap terjaga. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk membahas langkah-langkah pencegahan dan mitigasi terhadap potensi permasalahan, khususnya dalam proses pemutakhiran data partai politik berkelanjutan,” terangnya.
Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Gede Sutrawan, yang turut hadir mendampingi, mengingatkan partai politik agar tidak ragu menyampaikan informasi mengenai dugaan pelanggaran kepada Bawaslu.
“Partai politik jangan ragu untuk menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran kepada Bawaslu. Informasi awal yang diterima dapat menjadi dasar bagi kami untuk melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran tersebut sesuai dengan tugas dan kewenangan Bawaslu,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Badung sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, I Putu Hery Indrawan, menegaskan SIMBAR berorientasi pada pencegahan melalui dialog dan identifikasi potensi permasalahan kepemiluan.
Selain menyerap informasi dari partai politik, Bawaslu juga mendorong kelengkapan data dalam proses pemutakhiran data partai politik berkelanjutan serta kemudahan akses informasi mengenai regulasi kepemiluan.
“SIMBAR menjadi ruang dialog dan upaya pencegahan untuk mengidentifikasi potensi permasalahan kepemiluan, termasuk dalam proses pemutakhiran data partai politik berkelanjutan. Kami juga mendorong kemudahan akses informasi dan layanan Bawaslu melalui QR Code agar partai politik dapat memahami regulasi serta memitigasi potensi sengketa sejak dini,” ujarnya.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Badung, I Made Sunarta, mengapresiasi program SIMBAR yang dinilainya positif dalam membangun hubungan antara Bawaslu dan partai politik.
“Kami menyambut baik program SIMBAR karena menjadi ruang komunikasi yang terbuka dan positif antara Bawaslu dengan partai politik. Kami mendukung kegiatan ini dan berharap Bawaslu terus memberikan masukan serta informasi terkait perkembangan regulasi dan penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan ke depan,” ujarnya.
Melalui SIMBAR, Bawaslu Kabupaten Badung berharap komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dengan partai politik semakin memperkuat pencegahan pelanggaran, meningkatkan pemahaman terhadap regulasi kepemiluan, serta mendorong penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan demokratis.
Pewarta: Ace Wiguna
Editor: Putu Wiguna




