BadungBaliBeritaDaerahPendidikan

Bawaslu Badung Dorong Pengawasan Partisipatif Lewat SIMPATI di Sabha XII KMHDI

Jbm.co.id-BADUNG |  Pembentukan pengurus baru Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Badung menjadi momentum memperkuat pengawasan partisipatif di Kabupaten Badung.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Sabha XII PC KMHDI Badung di Sekretariat Bawaslu Badung, Minggu, 22 Pebruari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, jajaran pengurus, serta anggota KMHDI Badung. Kehadiran Ketua Bawaslu Badung, I Wayan Semara Cipta, turut memberikan semangat dan arahan dalam forum tertinggi organisasi tingkat cabang tersebut.

Dalam sambutannya, Semara Cipta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Sabha XII sebagai wadah konsolidasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh KMHDI Badung.

“Selamat atas pelaksanaan Sabha XII PC KMHDI Badung. Saya berharap melalui forum ini akan lahir gagasan dan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan nilai-nilai demokrasi,” ujarnya.

Semara Cipta juga menjelaskan, Bawaslu Badung memiliki sejumlah program strategis yang melibatkan organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat guna mendorong pengawasan partisipatif. Program tersebut di antaranya SIMPATI (Simakrama Pengawasan Partisipatif) dan Konsolidasi Demokrasi.

Menurutnya, kedua program tersebut dirancang untuk membangun kesadaran serta jiwa pengawasan di seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda sebagai pilar demokrasi masa depan.

“Melalui SIMPATI dan Konsolidasi Demokrasi, kami ingin menanamkan semangat pengawasan partisipatif sejak dini. Kami percaya, ketika pemuda dan masyarakat bergerak bersama dalam semangat pengawasan partisipatif, maka kualitas demokrasi di Kabupaten Badung akan semakin baik,” tambahnya.

Sabha XII ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi titik awal penguatan sinergi antara KMHDI dan Bawaslu Badung. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas, partisipatif, serta berintegritas di Kabupaten Badung.

Dengan melibatkan mahasiswa dan generasi muda melalui program SIMPATI, Bawaslu Badung optimistis budaya pengawasan partisipatif akan semakin mengakar dan berdampak positif bagi proses demokrasi di daerah. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button