Prof Nyoman Sunarta Bongkar Lima Isu Fundamental Bali Jadi Fokus Kolaborasi Unud dan WSU Jadikan Baliologi Pondasi Solusi

Jbm.co.id-DENPASAR | Kerja sama Universitas Udayana (Unud) dengan Western Sydney University (WSU) melalui Bali Australia Spirit Alliance (BASA) mulai mengarah pada pemetaan lima isu fundamental Bali.
Kolaborasi lintas negara ini tidak sekadar menyasar pengembangan pariwisata, tetapi juga membangun solusi komprehensif atas persoalan budaya, adat istiadat, lingkungan, hingga berbagai tantangan sosial dan ekonomi Bali.
Guru Besar Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si., menegaskan pembahasan kerja sama tersebut telah memasuki tahap perumusan program konkret, setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Udayana (Unud), Western Sydney University (WSU) dan BASA.
“Sebagai tindak lanjut, kerja sama mulai mengarah pada penyusunan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Fakultas Pariwisata Universitas Udayana,” kata Guru Besar Fakultas Pariwisata Universitas Udayana, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si., saat diwawancarai insan media di Denpasar, Kamis (5/11/2026).
Lebih lanjut, Prof. Nyoman Sunarta menjelaskan pembahasan program kolaborasi mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan kondisi riil Bali. Pendekatan yang digunakan tidak hanya bertumpu pada perspektif pariwisata, tetapi juga melibatkan berbagai disiplin ilmu, seperti ekonomi, hukum, sosiologi, dan bidang keilmuan lainnya.
Menurutnya, program payung utama kerja sama tersebut bertujuan menghidupkan kembali kondisi Bali melalui pendekatan baliologi sebagai landasan untuk memahami berbagai persoalan dan dinamika Bali secara menyeluruh.
“Pendekatan ini bersifat lintas bidang, melibatkan para ahli pariwisata, ekonomi, hukum, dan sosiologi,” kata Prof. Nyoman Sunarta.
Lebih lanjut, Prof. Nyoman Sunarta mengungkapkan, terdapat lima isu utama Bali yang akan dipetakan dan diuraikan lebih mendalam melalui kolaborasi tersebut.
Pemetaan ini menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi persoalan paling esensial, mulai dari budaya dan adat istiadat, lingkungan, hingga isu lainnya yang berkaitan dengan keberlanjutan kehidupan masyarakat Bali.
Menariknya, kerja sama Unud, WSU, dan BASA dirancang sebagai kolaborasi jangka panjang untuk mengoptimalkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di masing-masing institusi.
Ruang lingkupnya meliputi penelitian bersama, pengajaran, pertukaran dosen, serta pertukaran mahasiswa.
Di bidang pengembangan akademik, kedua universitas juga menjajaki pembentukan program gelar bersama (joint degree) pada jenjang magister dan doktoral.
Rencananya, program tersebut melibatkan Western Sydney University (WSU) dengan Fakultas Pariwisata maupun fakultas lain di lingkungan Universitas Udayana (Unud).
“Hal ini diharapkan dapat mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kedua belah pihak,” terangnya.
Sebagai langkah awal, masing-masing pihak akan mengumpulkan dan merumuskan lima isu pokok Bali dalam bentuk tulisan singkat sekitar setengah halaman. Proses tersebut ditargetkan berlangsung dalam waktu satu minggu ke depan.
Selanjutnya, isu-isu yang terkumpul akan dipilah berdasarkan tingkat urgensi, kepentingan, dan esensinya agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh persoalan mendasar Bali serta tetap berada dalam koridor program payung kerja sama.
“Memilah prioritas isu mana yang paling mendesak (urgen), penting, dan esensial untuk digarap terlebih dahulu tanpa keluar dari koridor program payung,” ujarnya.
Terkait durasi dan pendanaan, Prof. Nyoman Sunarta menegaskan pihaknya merancang kerja sama secara berkelanjutan (sustainable), bukan sekadar program jangka pendek yang dibatasi masa pelaksanaan beberapa tahun.
Keberlanjutan kolaborasi tersebut akan sangat bergantung pada keberhasilan kedua belah pihak dalam memperoleh sumber pendanaan untuk mendukung berbagai program yang telah dirumuskan.
“Strategi pendanaan adalah kedua belah pihak akan bersama-sama mencari pendanaan, termasuk mengoptimalkan lembaga BASA untuk ikut serta mencari sumber pendanaan bersama,” kata Prof. Nyoman Sunarta.
Melalui kolaborasi ini, Unud, WSU, dan BASA diharapkan mampu membangun sinergi akademik internasional sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masa depan Bali melalui riset, pengembangan SDM, dan solusi lintas disiplin dari berbagai persoalan daerah.
Pewarta: Ace Wiguna
Editor: Putu Wiguna




