Dinkes Pacitan Siapkan Data dan Bukti Dukung, Ikuti Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG 2025
"Verifikasi ini menjadi persoalan krusial dalam mengevaluasi sejauh mana implementasi Pengarusutamaan Gender telah dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah, termasuk dalam perencanaan program, pelaksanaan kegiatan hingga penyediaan data dan dokumen pendukung"

Pacitan,JBM.co.id-Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan turut mengikuti kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2025 atau PPE 2026 yang dilaksanakan, Rabu (4/11).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Karya Dharma Kabupaten Pacitan tersebut merupakan tindak lanjut surat Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia terkait pelaksanaan verifikasi lapangan evaluasi penyelenggaraan PUG.
Verifikasi ini menjadi persoalan krusial dalam mengevaluasi sejauh mana implementasi Pengarusutamaan Gender telah dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah, termasuk dalam perencanaan program, pelaksanaan kegiatan hingga penyediaan data dan dokumen pendukung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai data, informasi, serta dokumen pendukung yang diperlukan dalam proses verifikasi tersebut.
Menurutnya, Dinas Kesehatan berkomitmen mendukung pelaksanaan Pengarusutamaan Gender melalui penyelenggaraan program dan pelayanan kesehatan yang memperhatikan kebutuhan serta kesetaraan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pengarusutamaan Gender merupakan aspek penting yang harus terintegrasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan perangkat daerah. Di sektor kesehatan, prinsip kesetaraan perlu diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang inklusif, adil, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat sesuai dengan kebutuhannya,” terang Daru.
Ia menambahkan, kesiapan data dan dokumen pendukung menjadi bagian penting untuk memberikan gambaran konkret mengenai pelaksanaan program yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan.
Melalui verifikasi lapangan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai implementasi PUG di lingkungan masing-masing, sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.
Bagi Dinas Kesehatan, sambung Daru, evaluasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan sektor kesehatan yang responsif gender, sehingga setiap kebijakan dan program kesehatan dapat memberikan manfaat secara adil dan merata bagi masyarakat.
“Kami berharap pelaksanaan verifikasi lapangan PPE 2026 dapat berjalan optimal serta mendorong semakin kuatnya implementasi Pengarusutamaan Gender dalam seluruh sektor pembangunan daerah,” tukasnya.(Red/yun).




