Ziarah dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-67 PEPABRI, Ketut Budiastawa Nyalakan “Api Perjuangan” dari TMP Pancaka Tirta Tabanan

Jbm.co.id-TABANAN | Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan TNI-Polri, PNS dan Warakawuri (DPD PEPABRI) Provinsi Bali menggelar ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pancaka Tirta, Jalan Rama No. 22, Delod Peken, Tabanan, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 PEPABRI. Ziarah sekaligus menjadi momentum bagi para purnawirawan untuk mengenang jasa para pahlawan serta meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan dipimpin langsung Ketua DPD PEPABRI Bali, Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si.
Kegiatan diikuti jajaran purnawirawan, warakawuri, serta pengurus PEPABRI se-Bali. Hadir pula tokoh masyarakat, Kesbangpol Bali, anggota Kodim 1619/Tabanan dan anggota Polres Tabanan.
Rangkaian ziarah diawali dengan mengheningkan cipta, dilanjutkan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di pusaran makam para ppahlawan
Ketua DPD PEPABRI Bali, Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa mengatakan, ziarah bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Ziarah ini dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara. Dari pusaran ini kita belajar arti pengorbanan, cinta tanah air, dan kesetiaan kepada Negara,” terangnya.
Menurutnya, negara besar tidak pernah melupakan jasa-jasa para Pahlawan. Untuk itu, sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara PEPABRI mengajak segenap unsur lapisan masyarakat, mulai dari Organisasi Kemasyarakatan, HIPAKAD, PPAD, TNI, AD, AU, AL dan Kepolisian bersama purnawirawan di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, bersama-sama menundukkan kepala, mendoakan arwah para Pahlawan, sebagai wujud rasa syukur atas perjuangan para pahlawan kusuma bangsa.
Mengusung tema “Menguatkan Api Perjuangan” kembali menegaskan komitmen para purnawirawan dan warakawuri untuk terus merawat semangat pengabdian, disiplin, serta keteladanan bagi persatuan dan kemajuan bangsa.
“Kegiatan ini kita kembali diingatkan bahwa semangat pengabdian harus terus kita jaga. Diusia ke-67, PEPABRI tetap setia mengawal sampai akhir untuk negeri,” tegas Brigjen TNI (Purn) Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si.
Sosok yang dikenal humble namun tegas itu menambahkan, kegiatan ziarah dan tabur bunga tidak hanya berhenti pada seremoni.
“Melalui kegiatan ini kita diingatkan bahwa semangat pengabdian harus terus kita wariskan kepada generasi mendatang. Di usia yang sudah cukup matang, sorotan publik terhadap PEPABRI dinilai semakin kuat. Organisasi para purnawirawan tersebut menegaskan tetap setia mengawal perjalanan bangsa sampai akhir, dengan semangat pengabdian yang tidak pernah berhenti,” paparnya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata pengabdian para purnawirawan dalam merawat dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, sekaligus menjaga ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Budiastawa juga memaparkan, puncak rangkaian kegiatan HUT ke-67 PEPABRI akan digelar pada 17 September 2026 mendatang.
Upacara inti dan syukuran HUT PEPABRI ke-67 dijadwalkan berlangsung di Gedung Ksiramawa Art Center, Denpasar.
Pada kesempatan tersebut, DPD PEPABRI Bali juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ziarah di TMP Pancaka Tirta.
Turut hadir dalam ziarah dan tabur bunga tersebut perwakilan Kodam IX/Udayana, Kodim 1619/Tabanan, Polres Tabanan, PPAD Bali, HIPAKAD, penasihat PEPABRI Irjen Pol (Purn) Drs. I Wayan Sukawinaya, S.H., M.H., Ketua Watimda Brigjen TNI (Purn) I Gusti Bagus Alit Putra, S.H., Sekretaris Kolonel (Purn) Ni Wayan Sujati, serta anggota dan pimpinan PEPABRI Kabupaten/Kota se-Bali.
Reporter: Ranu
Redaktur: Putu Wiguna



