
Jbm.co.id-DENPASAR | Bank BPD Bali bersama PT Taspen memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah, khususnya peserta Taspen, melalui sosialisasi mekanisme flagging terbaru.
Kegiatan sinergitas Bank BPD Bali dan PT Taspen berlangsung di Aula Kantor Pusat Bank BPD Bali, Denpasar.
Turut hadir, perwakilan karyawan dari berbagai unit kerja Bank BPD Bali. Sosialisasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi sistem operasional yang lebih modern, akurat, dan aman.
Tiga agenda utama dibahas dalam kegiatan ini, yaitu mekanisme flagging baru, penambahan pengguna aplikasi, serta pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Flagging antara Bank BPD Bali dan PT Taspen.
Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika, menegaskan bahwa perubahan mekanisme tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta Taspen.
“Ketiga agenda yang dibahas hari ini saling berkaitan dan menjadi bagian penting dalam upaya kita bersama untuk menyempurnakan proses flagging kepesertaan Taspen. Melalui mekanisme baru ini, kami berharap akurasi identifikasi dan validasi data meningkat, sementara proses input dan monitoring operasional dapat berjalan lebih cepat, optimal, dan tidak menumpuk pada satu pihak. Pada akhirnya, semua ini bermuara pada peningkatan kualitas layanan kepada peserta Taspen di lapangan,” kata Made Lestara.
Melalui mekanisme baru tersebut, proses identifikasi kepesertaan Taspen di lingkungan perbankan diharapkan menjadi lebih efisien. Selain meningkatkan akurasi data, sistem baru juga dirancang agar proses operasional dapat berjalan lebih cepat dengan distribusi pekerjaan yang lebih merata.
Sementara itu, Branch Manager PT Taspen Denpasar, Manaksak Siburian, menjelaskan bahwa perubahan pola kerja juga akan mempercepat proses verifikasi karena kewenangan operasional lebih dekat dengan kantor cabang.
“Dengan perubahan pola pelaksanaan ini, verifikasi dan validasi flagging kini didekatkan ke kantor cabang. Sinergi ini tidak mungkin terjadi tanpa adanya kolaborasi, dan kolaborasi butuh komunikasi yang baik. Tujuan utama kita murni untuk meningkatkan layanan dan kepuasan nasabah, terutama para pensiunan,” kata Manaksak.
Langkah proaktif Bank BPD Bali juga mendapat apresiasi dari PT Taspen Kantor Pusat. Regional Operations Department Head PT Taspen Kantor Pusat, Muhammad Samsuri, menyebut Bank BPD Bali sebagai mitra pertama yang menginisiasi sosialisasi langsung hingga tingkat operasional di antara puluhan mitra perbankan Taspen di Indonesia.
“Dari sekitar 46 mitra kerja sama kami, inisiatif sosialisasi secara langsung ke level operasional ini pertama kali datang dari Bank BPD Bali. Ini adalah hal yang luar biasa positif. Ke depannya, otoritas penyelesaian (open flagging) akan diserahkan sepenuhnya ke mitra perbankan. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga memperketat sistem keamanan user dengan autentikasi ganda guna memastikan keamanan data nasabah,” kata Samsuri.
Melalui kegiatan ini, seluruh unit kerja Bank BPD Bali diharapkan mampu memahami dan menerapkan mekanisme flagging terbaru secara optimal. Pembaruan sistem dan penguatan kerja sama antara Bank BPD Bali dengan PT Taspen diharapkan dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi para pensiunan di Bali. (ace).




