Tony Setyo Nugroho Disebut Berpeluang Naik Jabatan, Semangat Meritokrasi Menguat di Lingkup Pemkab Pacitan
"Tony disebut memiliki peluang cukup besar untuk mendapatkan promosi jabatan pada penataan organisasi mendatang"

Pacitan,JBM.co.id- Dinamika penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan kembali menjadi perbincangan. Sejumlah nama mulai disebut memiliki peluang untuk mengisi posisi strategis dalam penyegaran birokrasi yang diperkirakan berlangsung dalam waktu mendatang.
Salah satu figur yang mencuat adalah Tony Setyo Nugroho. Saat ini, Tony mengemban amanah sebagai Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum (PLAM) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal di lingkungan Pemkab Pacitan, Tony disebut memiliki peluang cukup besar untuk mendapatkan promosi jabatan pada penataan organisasi mendatang. Dua posisi yang disebut berpotensi menjadi tujuan kariernya adalah Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa maupun Kepala Bagian Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan.
“Harapan besar untuk dipromosikan sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau Kabag Pembangunan,” ungkap sumber tersebut kepada media, Rabu (10/6/2026).
Nama Tony dinilai layak diperhitungkan karena pengalaman dan rekam jejaknya selama menangani berbagai program strategis di sektor infrastruktur dasar, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan air minum dan penyehatan lingkungan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Di sisi lain, nama Sigit Prabowo juga disebut berpeluang menempati posisi yang lebih tinggi. Saat ini Sigit masih menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pacitan.
Menurut sumber yang sama, Sigit telah lama masuk dalam radar promosi untuk menduduki jabatan di tingkat Asisten Sekretaris Daerah. Pengalamannya dalam mengelola bidang pengadaan barang dan jasa dinilai menjadi salah satu faktor yang memperkuat peluang tersebut.
“Sigit sejak lama akan promosi sebagai Asisten. Mungkin ke depan ini jalannya,” ujar sumber tersebut.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait rencana mutasi maupun promosi jabatan tersebut. Seluruh proses penataan organisasi tetap menunggu keputusan pemerintah daerah sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, semangat meritokrasi menjadi harapan besar dalam setiap proses pengisian jabatan. Penempatan aparatur berdasarkan kompetensi, kinerja, integritas, serta rekam jejak pengabdian diyakini akan semakin memperkuat kualitas birokrasi dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dengan prinsip tersebut, setiap peluang promosi tidak hanya dipandang sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan sumber daya manusia terbaik untuk menjawab tantangan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Pacitan.(Red/yun).




