BeritaDaerahGaya HidupHukum dan KriminalPemerintahanPendidikanSosial

Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Ingatkan Orang Tua Bijak Gunakan Dana PIP dan PKH Jelang Penerimaan Siswa Baru

"Masyarakat diajak merenungkan kembali prioritas kebutuhan pendidikan anak di tengah maraknya gaya hidup konsumtif dan godaan pinjaman online maupun judi online"

Pacitan,JBM.co.id- Menjelang masa penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan kembali mengingatkan pentingnya penggunaan bantuan pendidikan secara tepat sasaran. Masyarakat diajak merenungkan kembali prioritas kebutuhan pendidikan anak di tengah maraknya gaya hidup konsumtif dan godaan pinjaman online maupun judi online.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) sejatinya hadir untuk membantu keberlangsungan pendidikan anak, bukan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.

“Menjelang penerimaan siswa baru, kebutuhan pendidikan tentu meningkat. Dana bantuan seperti PIP dan PKH hendaknya diprioritaskan untuk membeli perlengkapan sekolah, seragam, buku, alat tulis, hingga kebutuhan penunjang belajar anak. Jangan sampai bantuan yang seharusnya menjadi jalan masa depan anak justru habis untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Fenomena penggunaan dana bantuan untuk kebutuhan sekunder, bahkan terjerat pinjaman online, judi online, rokok, maupun gaya hidup sesaat, menjadi perhatian serius. Pendidikan anak tidak boleh kalah penting dibanding pengeluaran konsumtif.

Menurut Khemal, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut mengawasi dan mendukung pemanfaatan bantuan pendidikan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak.

“Anak-anak kita membutuhkan masa depan yang cerah. Bantuan pendidikan harus menjadi penyemangat belajar, bukan justru habis untuk jackpot, judol, atau pinjol. Mari bersama menjaga amanah ini demi masa depan generasi Pacitan yang lebih baik,” tambahnya.

Melalui momentum penerimaan siswa baru ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan juga mengajak para orang tua untuk membangun budaya hidup sederhana, bijak mengelola keuangan, dan menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama keluarga.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button