
Jbm.co.id-BADUNG | Pengurus Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kabupaten Badung masa bakti 2026-2030 resmi dilantik di Kantor Pramuka Kwartir Cabang Badung, Kuta Utara, Sabtu, 9 Mei 2026.
Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet dancesport sekaligus menargetkan prestasi hingga level nasional dan PON 2028.
Pelantikan dilakukan Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia Bali, I Gusti Nyoman Oka Wiratma, dan dihadiri Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Badung, I Made Sutama, Bidang Organisasi Made Sudana, Bidang Humas Made Wardiasa, serta perwakilan Disdikpora Badung.
Dalam sambutannya, Oka Wiratma mengapresiasi perkembangan atlet dancesport di Kabupaten Badung yang dinilai mengalami kemajuan pesat. Ia menilai dukungan Dinas Pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam pembinaan atlet.
“Di Badung ini luar biasa karena mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan. Kalau sinergi seperti ini tidak terbangun, perkembangan dancesport di daerah lain bisa stagnan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya latihan rutin minimal dua kali dalam sepekan guna meningkatkan kemampuan atlet dan menciptakan persaingan positif. Selain itu, atlet senior diminta tetap aktif membina generasi muda meskipun telah menyelesaikan pendidikan sekolah.
“Jangan sampai atlet berhenti setelah tamat SMA. Mereka masih bisa menjadi pelatih atau pembina bagi adik-adiknya,” tegasnya.
IODI Bali juga menargetkan lebih banyak atlet Badung mampu tampil di Pra PON dan PON mendatang. Menurut Oka Wiratma, dancesport merupakan olahraga yang membutuhkan kekuatan, karakter, dan ketegasan, termasuk bagi atlet pria.
“Dancesport itu olahraga yang membutuhkan kekuatan, ketegasan dan karakter. Atlet pria harus tampil macho dan kuat agar memiliki nilai lebih di mata juri,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, menyebut pelantikan pengurus baru bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis memperkuat pembinaan olahraga dancesport di Badung.
Menurutnya, dancesport tidak hanya menampilkan seni gerak, tetapi juga mengandung nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, dan kekompakan tim.
“Kalau tidak disiplin dan kompak, tidak mungkin atlet bisa tampil maksimal. Saya yakin pengurus yang baru mampu melahirkan atlet berprestasi di tingkat daerah, nasional hingga internasional,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi IODI Badung dalam mendukung prestasi olahraga Kabupaten Badung selama ini. Ke depan, ia berharap atlet dancesport Badung mampu memberi kontribusi lebih besar pada PON 2028.
Ketua Umum IODI Badung terpilih, AA Putu Yuyun Hanura Eny, menyampaikan komitmennya melakukan evaluasi terhadap program pembinaan yang telah berjalan.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan maupun yang belum maksimal. Target kami tentu meningkatkan prestasi atlet dancesport hingga ke ajang yang lebih tinggi, tidak hanya di Porprov,” paparnya.
Sementara Ketua Panitia Pelantikan yang juga Wakil Ketua Umum IODI Badung, I Nyoman Punia, menjelaskan pelantikan dilaksanakan berdasarkan hasil Musorkab IODI Badung dan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Sistem Keolahragaan Nasional serta AD/ART organisasi.
“Pelantikan ini bertujuan meresmikan kepengurusan baru agar dapat bekerja optimal dalam pembinaan organisasi maupun peningkatan prestasi atlet dancesport di Kabupaten Badung,” pungkasnya. (red).




