
Jbm.co.id-DENPASAR | Perjalanan dua operator judi online (judol) berinisial IJT alias Gisel (23) dan WAB alias Guang Yun (31) akhirnya terhenti di Bali setelah sempat berpindah-pindah negara menjalankan aktivitas ilegal tersebut.
Keduanya ditangkap aparat di kawasan Jalan Pratama Gang Hasan No 3, Benoa, Kuta Selatan, Badung. Sebelum diringkus, IJT dan WAB diketahui memiliki rekam jejak panjang sebagai operator judi online lintas negara, mulai dari Filipina hingga Kamboja.
Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Bali Kombes Aszhari Kurniawan menjelaskan, keduanya telah terlibat dalam aktivitas judi online sejak 2024 saat bekerja di Filipina.
“Keduanya diketahui pernah bekerja sebagai operator judi online di Filipina sekitar tahun 2024,” kata Aszhari
Namun, aktivitas mereka di Filipina sempat terhenti setelah lokasi tempat bekerja digerebek aparat setempat pada Oktober 2025. Meski demikian, keduanya tidak menghentikan aksinya.
Alih-alih kembali ke Indonesia, IJT dan WAB justru mengikuti arahan pimpinan mereka untuk pindah ke Kamboja dan melanjutkan pekerjaan yang sama.
“Setelah penggerebekan di Filipina, tersangka diajak ke Kamboja untuk tetap bekerja di bidang yang sama,” ujarnya.
Di Kamboja, aktivitas judi online kembali dijalankan hingga akhirnya kembali digerebek aparat pada Januari 2026. Usai penggerebekan tersebut, keduanya diarahkan pulang ke Indonesia.
Pada 21 Januari 2026, IJT dan WAB tiba di Bali. Namun, bukannya menghentikan aktivitas ilegal, mereka justru kembali menjalankan operasional judi online dengan menyewa tempat di kawasan Benoa.
Dalam perannya, IJT bertugas sebagai telemarketing yang menawarkan situs judi online kepada calon pemain. Sementara itu, WAB berperan sebagai customer service yang melayani komunikasi dengan pemain melalui fitur live chat.
“Keduanya tetap menjalankan aktivitas tersebut karena tergiur iming-iming gaji yang cukup besar,” ungkap Aszhari.
Kasus ini kembali menjadi peringatan bahwa jaringan judi online masih terus beroperasi lintas negara dan menyasar berbagai wilayah, termasuk Bali. (red).




