BaliBeritaDaerahKarangasemPemerintahanPolitik

Koster Kukuhkan 2.404 Pengurus PDI Perjuangan Karangasem Perkuat Konsolidasi Partai Tembus Hingga Tingkat Banjar

Jbm.co.id-KARANGASEM | Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster secara resmi mengukuhkan pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Karangasem Masa Bakti 2025-2030 di Mall Pelayanan Publik Karangasem, Rabu, 25 Maret 2026.

Pengukuhan Pengurus PDI Perjuangan Karangasem sebagai bagian dari penguatan konsolidasi partai hingga ke akar rumput.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh partai, diantaranya Ketua DPRD Bali yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali Dewa Made Mahayadnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Karangasem Gede Dana serta tokoh senior PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem.

Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster secara resmi mengukuhkan pengurus PAC, Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Karangasem Masa Bakti 2025-2030 di Mall Pelayanan Publik Karangasem, Rabu, 25 Maret 2026.

Selain itu, hadir pula jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting se-Kabupaten Karangasem yang memenuhi Mall Pelayanan Publik Karangasem.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting bukan sekadar agenda seremonial partai.

Wayan Koster menilai momentum ini merupakan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader.

“Saudara-Saudara yang dikukuhkan pada hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai ditengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong royong,” terangnya.

Wayan Koster juga mengingatkan kader PDI Perjuangan di Bali untuk tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

“Dengan semangat tersebut, perjuangan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali,” paparnya.

Dalam arahannya, Wayan Koster juga menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian konsolidasi organisasi PDI Perjuangan di Bali yang dinilainya menjadi yang pertama dan tercepat di Indonesia hingga ke tingkat akar rumput.

“Saya bangga dan bahagia mengukuhkan Saudara menjadi pengurus dan pemimpin partai. Jadilah putra-putri terbaik yang memimpin partai dalam mengabdi kepada tanah air, bangsa, dan negara di wilayah masing-masing,” kata Koster di hadapan ribuan kader.

Wayan Koster menegaskan bahwa jabatan pengurus partai memiliki tiga makna penting, yaitu sebagai bentuk kepercayaan menjaga amanah, kebanggaan sebagai bagian dari struktur partai, serta ruang pengabdian luas bagi kepentingan rakyat.

Pesan Integritas Kader dan “Jasmerah”

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster juga mengingatkan kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan partai. Wayan Koster kembali menggemakan pesan Proklamator Sukarno melalui slogan terkenal “Jasmerah: Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah”.

“Kader harus menjadi teladan, figur pemersatu, dan personal yang dirindukan masyarakat. Sebaliknya, tidak boleh melanggar norma, tidak boleh sombong, serta haram hukumnya serakah, korupsi, hingga terlibat narkoba dan judi yang merugikan rakyat,” tegas politisi asal Desa Sembiran tersebut.

Kawal Haluan Bali 100 Tahun

Wayan Koster juga meminta seluruh struktur partai untuk menyelaraskan kerja organisasi dengan agenda pembangunan daerah.

Wayan Koster menekankan pentingnya mengawal visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali serta Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru (2025-2125).

Menurutnya, kader partai diharapkan aktif membantu pengentasan masyarakat rentan, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong kedaulatan pangan dan penggunaan produk lokal Bali.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karangasem, I Gede Dana menjelaskan bahwa total pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Buleleng mencapai 2.404 orang. Rinciannya, pengurus DPC berjumlah 21 orang, pengurus PAC sebanyak 80 orang, pengurus Ranting 433 orang dari 78 Desa/Kelurahan serta pengurus Anak Ranting 1.870 orang dari 605 banjar atau lingkungan.

“Jadi, totalnya berjumlah 2.404 orang, sehingga dengan jumlah sebesar itu buat mesin partai semakin solid dan satu komando, yaitu PDI Perjuangan Kabu Kabupaten Karangasem,” kata Gede Dana

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi PDI Perjuangan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat terbawah, sekaligus memastikan kesiapan kader dalam mengawal program partai dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button