Pesan Mendalam Gus Baha untuk Umat Muslim: Manusia Diperintah Sujud, Bukan Sekadar Mengejar Dunia
"Pendakwah Kondang KH Mahmud Sampaikan Makna Kehidupan dari Pesan Gus Baha"

Pacitan,JBM.co.id-Dalam sebuah ceramah yang penuh makna, pesan dari ulama kharismatik Ahmad Bahauddin Nursalim kembali mengingatkan umat Muslim tentang tujuan utama hidup di dunia.
Pesan tersebut kemudian disampaikan kembali oleh pendakwah kondang KH Mahmud, yang menekankan pentingnya kesadaran spiritual di tengah kehidupan modern.
Mantan Ketua PCNU Kabupaten Pacitan itu menjelaskan, bahwa manusia sering kali terjebak dalam anggapan bahwa kesuksesan hidup diukur dari kekayaan, jabatan, atau banyaknya harta. Padahal, menurutnya, inti dari kehidupan seorang Muslim adalah ketaatan kepada Allah SWT.
“Meskipun seseorang memiliki kekayaan melimpah, memiliki banyak jabatan, dan dihormati oleh masyarakat, itu semua bukanlah tujuan utama yang diperintahkan oleh Allah. Perintah yang paling mendasar bagi manusia adalah sujud kepada-Nya,” ujar KH Mahmud, Jum’at (13/3/2026).
Ia menegaskan bahwa kehidupan dunia hanyalah sarana, bukan tujuan akhir. Harta, kedudukan, dan berbagai pencapaian duniawi boleh saja dimiliki, selama tidak membuat manusia lupa pada kewajiban utamanya sebagai hamba Allah.
Menurut KH Mahmud, yang juga menjabat di jajaran Pemkab Pacitan sebagai Inspektur di Inspektorat tersebut, pesan yang sering disampaikan Gus Baha itu menjadi pengingat penting bagi umat Islam agar tidak terjebak dalam perlombaan dunia semata. Sujud, yang melambangkan kepasrahan dan ketaatan total kepada Allah, merupakan inti dari ibadah dan identitas seorang Muslim.
“Silakan menjadi orang kaya, silakan memiliki jabatan, silakan memiliki banyak uang. Semua itu tidak dilarang. Tetapi jangan sampai kita lupa bahwa perintah utama dari Allah adalah bersujud kepada-Nya,” jelasnya.
Di tengah kehidupan yang semakin kompetitif, pesan tentang pentingnya sujud dan ketundukan kepada Allah dinilai sebagai pengingat agar manusia tidak kehilangan arah.
Melalui pesan ini, KH Mahmud berharap umat Muslim dapat menata kembali orientasi hidupnya. Bahwa sebesar apa pun pencapaian dunia, manusia tetaplah hamba yang tugas utamanya adalah beribadah dan bersujud kepada Allah SWT. (Red/yun).




