Pemkab Pacitan Akan Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H dan Deklarasi Launching Sekolah Sak Ngajine
"Peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, tetapi juga sebagai sarana memperkuat budaya religius di lingkungan pemerintahan daerah"

Pacitan,JBM.co.id-Pemerintah Kabupaten Pacitan akan menggelar kegiatan Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dirangkaikan dengan Deklarasi Launching SSN (Sekolah Sak Ngajine). Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 15.00 WIB bertempat di Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo, Kabupaten Pacitan.
Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan beserta perwakilan karyawan dan karyawati beragama Islam dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap OPD diminta mengikutsertakan sedikitnya lima orang pegawai untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sekretaris Daerah Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, tetapi juga sebagai sarana memperkuat budaya religius di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam memperkenalkan program Sekolah Sak Ngajine (SSN) yang diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat karakter religius di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Peringatan Nuzulul Qur’an ini kita jadikan momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Selain itu juga menjadi langkah bersama dalam membangun budaya membaca dan memahami Al-Qur’an melalui program Sekolah Sak Ngajine,” ujar Sekda Heru, Jum’at (6/3/2026).
Dalam rangka menyemarakkan kegiatan tersebut, seluruh OPD juga diminta melaksanakan khotmil Qur’an di instansi masing-masing dengan pembagian bacaan Juz 1 hingga Juz 29, sedangkan Juz 30 akan dibacakan bersama saat acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan.
Selain itu, peserta yang hadir diminta mengenakan busana muslim bernuansa putih sebagai simbol kesucian dan kebersamaan dalam memperingati turunnya Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat serta menjadi landasan moral dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.(Red/yun).




