BeritaDaerahKesehatanPemerintahanPendidikanSosial

Kepala Dinkes Pacitan Bagikan Tips Jaga Kesehatan Ginjal Selama Puasa

"Air adalah yang paling penting. Jika asupan air kurang, ginjal bisa bermasalah"

Pacitan,JBM.co.id-Kepala Dinas Kesehatan Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan ginjal selama menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, ginjal berpotensi mengalami gangguan apabila asupan cairan dan pola makan tidak diperhatikan dengan baik selama waktu puasa yang berlangsung sekitar 13–14 jam.

Ia menegaskan bahwa kecukupan air menjadi faktor paling utama dalam menjaga fungsi ginjal. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, terutama saat tubuh tidak menerima asupan minum dalam waktu lama.

“Air adalah yang paling penting. Jika asupan air kurang, ginjal bisa bermasalah,” ujarnya, Jum’at (20/2/2026).

Untuk memenuhi kebutuhan cairan, ia membagikan rumus sederhana yang dapat diterapkan masyarakat antara waktu berbuka hingga sahur. Bagi pria, kebutuhan air dihitung dari berat badan dikalikan 40 mililiter, sedangkan wanita dikalikan 30 mililiter. Dengan cara ini, kebutuhan cairan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Selain memperhatikan asupan air, masyarakat juga diminta membatasi konsumsi makanan tertentu yang dapat membebani kerja ginjal. Beberapa di antaranya adalah buah nangka dan belimbing, makanan yang mengandung empedu hewan, serta makanan tinggi natrium atau garam. Ia mencontohkan konsumsi telur asin yang sebaiknya tidak berlebihan.

Tak hanya itu, konsumsi protein berat seperti daging merah, ayam, kambing, dan makanan laut juga dianjurkan untuk tidak berlebihan. Asupan gula pun perlu dikurangi guna mencegah beban tambahan pada organ ginjal.

Lebih lanjut, masyarakat juga diminta mewaspadai makanan dan minuman yang mengandung fosfor tinggi, seperti susu dan minuman bersoda. Konsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan ginjal.

Menjaga hidrasi yang cukup di malam hari serta mengatur pola makan secara bijak, diharapkan fungsi ginjal tetap optimal selama menjalankan ibadah puasa. “Dinas Kesehatan Pacitan pun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan agar puasa dapat dijalani dengan aman dan lancar,” tegasnya. (Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button