Rawat Bumi Bersihkan Sampah di Pantai Kelan

Jbm.co.id-BADUNG | Aksi bersih-bersih sampah di Pantai Kelan merupakan kegiatan sosial dari PT Angkasa Pura Support (APS) yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.
Dalam aksi bersih-bersih sampah tersebut, PT APS dan PT. IAS serta PT. Angkasa Pura Indonesia Cabang Bali beserta Komunitas Bandara menggandeng sejumlah komunitas pemerhati sampah di Bali dan juga puluhan awak media yang tergabung dalam Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS).
Demikian disampaikan Branch Manager PT. Angkasa Pura Support (APS) Cabang Denpasar Djoko Setyo P., saat diwawancarai awak media di Pantai Kelan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 25 Pebruari 2025.
Aksi bersih-bersih sampah pantai juga masih dalam rangka Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2025 dengan mengambil tema besar “Kolaborasi Menuju Indonesia Bersih”.
Hal tersebut sangatlah penting dilakukan, karena lingkungan bandara termasuk daerah penyangga yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.
Mereka terlibat secara aktif merawat bumi dengan membersihkan sampah di Pantai Kelan, tepatnya berada di ujung landasan pacu Bandara Internasional Ngurah Rai.
“Selain puluhan awak media dan karyawan dari PT.APS, PT.IAS dan PT.Angkasa Pura Indonesia Cabang Bali, juga ikut terlibat beberapa komunitas masyarakat dan mahasiswa lainnya,” kata Djoko.
Saat aksi bersih-bersih sampah, juga ditemukan sampah-sampah lepas dan sampah kiriman, seperti sampah dahan dan ranting-ranting yang terbawa angin, apalagi sebelumnya telah melewati masa musim angin barat, sehingga banyak ditemukan sampah kiriman.
“Itu juga berasal dari sampah-sampah pengunjung dengan ditemukan beberapa plastik dan botol-botol minuman,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Djoko mengajak para pengunjung untuk berusaha menjaga kebersihan lingkungan dimanapun berada, khususnya daerah Pantai Kelan.
“Aksi bersih-bersih sampah sebagai kejutan yang sekian kali dilaksanakan. Sebelumnya, kami telah melakukan aksi bersih-bersih di pantai Kuta, pantai Sanur dan hari ini di pantai Kelan. Selanjutnya, kami akan melakukan aksi bersih-bersih pantai secara kontinyu dan berkelanjutan sejalan dengan program pemerhati lingkungan,” urainya.
Soal komitmen Gubernur Bali fokus mengatasi permasalahan sampah di Bali, pihaknya dari PT APS merupakan usaha berfokus pada bidang fasilitasi manajemen dan kebersihan bandara.
“Kami sangat komitmen, khususnya untuk sampah-sampah yang dihasilkan dari bandara udara pun, kami melakukan pemilahan sampah disitu sampai dengan pembuangan hingga ke TPA itu betul-betul kami perhatikan berkaitan dengan kebersihan,” terangnya.
Selain itu, juga diperhatikan sampah-sampah daur ulang, agar tidak menjadi sampah yang berbahaya buat lingkungan.
Untuk itu, para pemerhati sampah di Bali dan juga jurnalis Bali menjadikan aksi bersih-bersih sampah pantai sebagai Role Model, agar peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya pantai Kelan.
“Sampah hari ini berjumlah lumayan. Kami targetkan hari ini 100 kantong. Dengan segenap pemerhati lingkungan dan jurnalis peduli Sampah (JP2S)
diharapkan hal tersebut menjadi langkah awal yang baik,” paparnya.
Patut diketahui, bahwa
sejak Desember 2024 sampai Februari 2025, Pantai Selatan Bali biasanya dipenuhi sampah sebagai dampak dari musim barat.
Hal yang sama juga terjadi di Pantai Kelan yang lokasinya berdampingan dengan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.
Oleh karena lokasinya berdampingan langsung dengan Bandara Internasional Ngurah Rai, maka PT. APS memiliki tanggung jawab sosial untuk melakukan pembersihan sampah.
“Kami bersama puluhan karyawan APS, IAS dan PT.Angkasa Pura Indonesia Ngurah Rai-bali beserta komunitas bandara, kemudian menggandeng para jurnalis dan berbagai komunitas masyarakat melakukan aksi membersihkan sampah di Pantai Kelan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program pelestarian alam di wilayah sekitar bandara,” kata Djoko.
Djoko juga menegaskan, dalam aksi bersih-bersih yang dilaksanakan kali ini melibatkan lebih dari 150 peserta mulai dari karyawan APS, IAS, AP Indonesia Bali, perwakilan media serta komunitas peduli lingkungan.
Mereka bersama-sama membersihkan sampah plastik dan sampah non-organik yang berserakan di sepanjang pantai yang terkenal dengan pemandangan sunset-nya tersebut.
“APS sebagai salah satu komunitas bandara di Bali, bersama IAS dan Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara utama di Bali, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk turut menjaga kebersihan dan kelestarian alam, tidak hanya di area bandara, tetapi juga di sekitar kawasan yang menjadi bagian dari destinasi wisata Bali,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Humas PT.Angkasa Pura Indonesia Ngurah Rai Gede Lolo menyatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan wisatawan akan pentingnya menjaga kebersihan pantai serta meminimalisir sampah plastik yang dapat merusak ekosistem laut.
“Selain membersihkan sampah, peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam kampanye pemilahan sampah guna meningkatkan kesadaran akan daur ulang dan pengelolaan sampah yang lebih baik,” paparnya.
Sementara itu, Ketua J2PS Agustinus Apolonaris Klasa Daton menyebutkan selain PT.APS, PT.IAS dan PT.Angkasa Pura Indonesia, kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat Bali untuk peduli terhadap lingkungan mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak.
Mengingat, Pantai Kelan merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara.
Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk aksi-aksi serupa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Bali.
“Melalui sinergi antara PT. APS, PT. IAS dan PT. Angkasa Pura Indonesia Ngurah Rai beserta komunitas Bandara Bali dan media, diharapkan lebih banyak masyarakat yang terinspirasi untuk peduli terhadap lingkungan serta ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan Bali,” pungkasnya. (ace).



