BeritaDaerahPemerintahanPendidikanPolriSosial

Tingginya Kasus Laka-Lantas Yang Melibatkan Anak Dibawah Umur, Berikut Penuturan Plt Kadindik Pacitan, DR Ririh Enggar

"Alternatif yang lebih aman, orang tua dapat mengantar anak-anak mereka ke sekolah untuk memastikan keselamatannya. Atau sepeda angin bisa menjadi alternatif yang sehat dan aman untuk transportasi ke sekolah"

Pacitan,JBM.co.id- Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur di Pacitan cendrung meningkat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan setempat, Ririh Enggar Murwati, meminta semua satuan pendidikan dasar utamanya sekolah menengah pertama untuk mengimbau siswa tidak menggunakan motor saat ke sekolah.

Lebih baik siswa diantar atau menggunakan sepeda angin. “Imbauan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur,” kata Enggar, Sabtu (27/9/2025).

Menurutnya, anak di bawah umur belum cukup matang untuk mengendarai motor dengan aman. Karena itu, orang tua diharapkan lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anak mereka dalam bertransportasi.

“Alternatif yang lebih aman, orang tua dapat mengantar anak-anak mereka ke sekolah untuk memastikan keselamatannya. Atau sepeda angin bisa menjadi alternatif yang sehat dan aman untuk transportasi ke sekolah,” jelasnya.

Enggar juga berpendapat, sekolah dapat memasukkan materi keselamatan lalu lintas dalam kurikulum untuk meningkatkan kesadaran siswa.

“Sekolah dapat bekerja sama dengan polisi lalu lintas untuk memberikan penyuluhan dan pengawasan kepada siswa. Dengan upaya bersama, diharapkan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur dapat menurun dan keselamatan siswa dapat terjamin,”pungkasnya.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button