BeritaDaerahPariwisataPemerintahanPendidikanSeni BudayaSosialwisata

Seni, Memori, dan Cinta Pacitan: Menonton Perjalanan ‘SBY & Arts’ di Museum SBY-ANI

"Melalui penayangan karya 'SBY & Arts' ini, kita tidak hanya diajak menyaksikan estafet karya seni beliau, tetapi juga memetik pesan mendalam tentang bagaimana nilai-nilai keindahan, kebudayaan, dan kecintaan pada tanah air dapat terus dirawat dan diwariskan"

Pacitan,JBM.co.id-Kota Seribu Satu Goa kembali menjadi saksi hangatnya ikatan batin antara Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A., dengan tanah kelahirannya, Pacitan. Suasana penuh keakraban dan apresiasi seni menyelimuti Orientation Theatre, Museum dan Galeri SBY-ANI pada Minggu malam (8/11).

Kunjungan kenegaraan sekaligus kepulangan nostalgia SBY ke Pacitan dirangkai dengan sebuah agenda istimewa, yakni penayangan video karya bertajuk “SBY & Arts”. Pemutaran karya visual ini merekam jejak panjang, kecintaan, serta dedikasi SBY terhadap dunia seni dan kebudayaan yang terus hidup dan menginspirasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, menyampaikan bahwa kehadiran SBY beserta agenda penayangan seni ini memberikan warna tersendiri bagi kemajuan kebudayaan dan pariwisata daerah.

“Kehadiran Bapak SBY selalu membawa kehangatan dan kebanggaan bagi masyarakat Pacitan. Melalui penayangan karya ‘SBY & Arts’ ini, kita tidak hanya diajak menyaksikan estafet karya seni beliau, tetapi juga memetik pesan mendalam tentang bagaimana nilai-nilai keindahan, kebudayaan, dan kecintaan pada tanah air dapat terus dirawat dan diwariskan,” ujar Sekda Maulana Heru.

Penayangan karya ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Pacitan serta para tamu undangan dengan suasana santai penuh kehangatan.

Balutan busana bebas rapi para hadirin semakin menegaskan kesan kekeluargaan dalam ruang teater yang megah namun tetap intim tersebut.

Museum dan Galeri SBY-ANI malam itu bukan sekadar bangunan megah pencatat sejarah, melainkan wahana penaut rindu antara seorang tokoh bangsa dan kampung halamannya melalui bahasa universal: seni.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button