BeritaDaerahKeagamaanPemerintahanSosial

Sambut Ramadhan 1447 H, Sekda Pacitan Ajak ASN Persiapkan Diri dan Tetap Layani Masyarakat dengan Optimal

"Ibadah puasa justru harus menjadi penguat etos kerja, kejujuran, dan tanggung jawab ASN dalam melayani masyarakat"

Pacitan,JBM.co.id-Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pacitan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang beragama Islam, untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, memberikan pengarahan.

Sekda Heru menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan kualitas diri, tidak hanya dalam aspek ibadah personal, tetapi juga dalam pengabdian sebagai pelayan masyarakat. Ia menegaskan, pelaksanaan ibadah puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunnya kualitas pelayanan publik.

“Ibadah puasa justru harus menjadi penguat etos kerja, kejujuran, dan tanggung jawab ASN dalam melayani masyarakat,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Sebagai bentuk penyesuaian selama bulan puasa, pemerintah daerah dimungkinkan akan memberikan kelonggaran jam kerja. ASN yang pada hari biasa masuk kerja pukul 07.30 WIB, selama Ramadhan direncanakan dapat masuk hingga pukul 08.00 WIB. Sementara jam pulang kerja yang biasanya pukul 15.30 WIB, akan dimajukan menjadi pukul 15.00 WIB.

Namun demikian, Sekda Heru menegaskan bahwa pengaturan jam kerja tersebut masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat. Ia meminta ASN tetap bersikap profesional dan siap menjalankan kebijakan apa pun yang nantinya ditetapkan.

Lebih jauh, Sekda Heru mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan ruhani. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana melatih kesabaran, pengendalian diri, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Iman dan takwa adalah benteng bagi kehidupan manusia agar terhindar dari perbuatan menyimpang. Terlebih bagi seorang aparatur negara yang setiap langkahnya menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, melalui penghayatan ibadah Ramadhan secara sungguh-sungguh, para ASN dapat mencapai kefitrahan ketika Hari Raya Idulfitri tiba, yakni kembali pada jati diri yang bersih, jujur, dan penuh kepedulian sosial.

Sekda Heru juga mengajak ASN menjadikan bulan suci ini sebagai sarana memperbaiki niat pengabdian, memperkuat integritas, serta meningkatkan empati terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.

Dengan kesiapan fisik, mental, dan spiritual yang baik, ASN Pacitan diharapkan mampu menjadikan Ramadhan sebagai bulan produktif, bulan ibadah yang tetap sejalan dengan kinerja optimal dan pelayanan publik yang humanis, profesional, serta penuh keberkahan.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button