
Jbm.co.id-DENPASAR | Ketua Yayasan Ksatria Keris Bali, Ketut Putra Ismaya Jaya (Jero Bima) menyatakan dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung dibawah Presiden Republik Indonesia.
Menurutnya, struktur tersebut justru memperkuat independensi, profesionalisme serta objektivitas Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.
Jero Bima menilai, Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan merupakan figur pemersatu yang tepat untuk menjadi penanggung jawab tertinggi institusi kepolisian. Dengan garis komando yang jelas, Polri dinilai dapat bekerja lebih optimal tanpa terjebak kepentingan sektoral maupun tekanan politik tertentu.
“Polri membutuhkan garis komando yang jelas agar tetap independen dalam menjalankan tugasnya. Berada langsung di bawah Presiden adalah bentuk kepercayaan negara sekaligus mekanisme kontrol yang konstitusional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jero Bima menegaskan bahwa dalam kehidupan berbangsa yang majemuk seperti Indonesia, Polri memiliki peran strategis sebagai penjaga ketertiban umum, pelindung masyarakat, serta pengayom seluruh lapisan rakyat tanpa diskriminasi.
Oleh karena itu, independensi Polri harus terus dijaga agar mampu menjalankan tugas secara adil dan profesional.
Jero Bima juga menyoroti pentingnya stabilitas keamanan bagi keberlangsungan kehidupan sosial dan kebudayaan, khususnya di Bali.
Sebagai pimpinan yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kebudayaan, Jero Bima memandang keamanan yang kondusif sebagai fondasi utama bagi terpeliharanya harmoni sosial, kearifan lokal, serta persatuan bangsa.
“Keamanan yang kondusif adalah ruang tumbuh bagi persaudaraan, budaya, dan pembangunan. Karena itu, kami mendukung Polri yang kuat, independen, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden demi Indonesia yang damai dan berkeadilan,” pungkasnya. (red).




