Dukung Kebangkitan Ekonomi Pesisir, 100 Mesin Kapal Nelayan Pantai Wawaran Pacitan Dapat Servis Gratis. Berikut Penuturan Kadis Perikanan Nanang Hardwijono
"Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para nelayan agar kapal tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara optimal untuk menunjang aktivitas melaut"

Pacitan,JBM.co.id-Upaya menggerakkan kembali denyut perekonomian masyarakat pesisir terus dilakukan di Kabupaten Pacitan. Kali ini, sebanyak 100 mesin kapal nelayan di kawasan Pantai Wawaran, Kecamatan Kebonagung, mendapat layanan servis gratis sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas melaut dan penguatan ekonomi nelayan.
Servis mesin kapal tersebut menjadi angin segar bagi para nelayan. Sebab, bagi mereka, mesin bukan sekadar perangkat penggerak perahu, melainkan tumpuan utama untuk menjemput hasil laut dan menopang kebutuhan keluarga.
Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Nanang Hardwijono, mengatakan perawatan dan perbaikan mesin kapal menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas nelayan.
Selain itu juga, menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap para nelayan agar kapal tetap dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara optimal untuk menunjang aktivitas melaut.
Selain memberikan manfaat langsung bagi nelayan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menyambut peringatan Kemerdekaan RI.

“Servis mesin ini merupakan bagian dari upaya kami mendukung nelayan agar dapat kembali melaut dengan mesin yang lebih baik dan siap digunakan,” kata Nanang, Senin (10/8).
Menurut dia, kondisi mesin yang prima akan memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan efisiensi nelayan saat beraktivitas di laut. Gangguan mesin di tengah aktivitas melaut bukan hanya menghambat pekerjaan, tetapi juga berpotensi menambah beban biaya operasional.
Karena itu, layanan servis gratis tersebut diharapkan dapat meringankan beban nelayan sekaligus menjaga produktivitas sektor perikanan tangkap di kawasan pesisir Pacitan.
Sebanyak 100 mesin kapal yang mendapatkan layanan menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap kebutuhan riil masyarakat nelayan. Langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan agar roda ekonomi di wilayah pesisir terus berputar.
“Harapannya, dengan mesin yang terawat dan dalam kondisi baik, nelayan bisa lebih lancar dalam bekerja, hasil tangkapan meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan keluarga nelayan ikut terdorong,” ujar Nanang.
Pantai Wawaran selama ini menjadi salah satu ruang kehidupan masyarakat pesisir Pacitan. Dari kawasan tersebut, para nelayan menggantungkan harapan pada laut, berangkat ketika fajar belum sepenuhnya merekah, lalu pulang membawa hasil tangkapan untuk menghidupi keluarga.
Dukungan terhadap sarana produksi seperti mesin kapal pun menjadi penting. Sebab, kebangkitan ekonomi pesisir tidak hanya berbicara tentang hasil tangkapan, tetapi juga memastikan nelayan memiliki peralatan yang layak untuk bekerja.
Melalui layanan servis gratis ini, pemerintah berharap aktivitas nelayan semakin produktif dan berkelanjutan. Mesin yang kembali prima diharapkan menjadi penggerak kecil yang membawa dampak besar bagi kehidupan ekonomi masyarakat pesisir Pacitan.
Dari suara mesin yang kembali menyala di bibir Pantai Wawaran, terselip harapan agar geliat ekonomi pesisir kembali tumbuh—menguatkan langkah para nelayan untuk menjemput rezeki dari laut dan membawa pulang kesejahteraan bagi keluarganya.(Red/yun).




