BeritaDaerahEkonomiPemerintahanPendidikanSosial

Bakso dan Mi Ayam, Kuliner Rakyat Penopang UMKM di Kabupaten Pacitan

"Bakso dan mi ayam digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua"

Pacitan,JBM.co.id-Bakso dan mi ayam merupakan dua jenis kuliner yang telah lama melekat di tengah kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Pacitan.

Selain dikenal dengan cita rasanya yang khas dan harga yang terjangkau, kuliner ini juga memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Di Pacitan, usaha bakso dan mi ayam mudah ditemui hampir di setiap sudut wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga pedesaan. Keberadaannya tidak hanya menjadi pilihan makanan sehari-hari, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak keluarga. Dengan modal yang relatif terjangkau dan pangsa pasar yang luas, usaha kuliner ini mampu bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Bakso dan mi ayam digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Fleksibilitas menu, inovasi rasa, serta kemampuan pelaku usaha dalam menyesuaikan selera konsumen menjadi faktor utama yang membuat kuliner ini tetap eksis dari waktu ke waktu. Selain itu, usaha kuliner rakyat ini juga berkontribusi dalam menjaga ketahanan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat bawah.

Pemerintah Kabupaten Pacitan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan UMKM, termasuk sektor kuliner. Dalam setiap kunjungannya ke para pelaku UMKM, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Prayitno, secara konsisten memberikan motivasi dan dorongan kepada para pelaku usaha agar tetap tekun dan bersemangat dalam menjalankan usahanya.

Prayitno menekankan pentingnya ketelatenan, konsistensi, serta dedikasi dalam mengelola usaha, terutama di tengah persaingan yang semakin ketat. Menurutnya, kualitas produk, pelayanan yang baik, serta inovasi yang berkelanjutan menjadi kunci agar usaha dapat bertahan dan berkembang. “Dengan pengelolaan yang baik, omzet usaha diharapkan dapat terus stabil bahkan meningkat dari waktu ke waktu,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Melalui penguatan UMKM kuliner seperti bakso dan mi ayam, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Usaha kuliner rakyat ini diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu naik kelas dan menjadi salah satu ikon kuliner daerah Pacitan,” tukasnya. (Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button