AGSI Pantau 5 Hari Pencarian BALIMAN hingga Puger Berujung 3 POB Selamat

Jbm.co.id-DENPASAR | Asosiasi Galangan Samudra Indonesia (AGSI) turut mengawal perkembangan pencarian tiga Person On Board (POB) speed boat BALIMAN akibat mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida.
Selama lima hari, AGSI mengikuti perkembangan operasi pencarian hingga akhirnya tiga POB, yakni I Nyoman Budiana selaku kapten, serta Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena sebagai ABK, ditemukan dalam kondisi selamat di Pantai Puger, Jawa Timur.
Ketua AGSI Alif Fian Nurcahyamto bersama jajaran organisasi terus memonitor perkembangan sejak menerima informasi awal terkait kondisi BALIMAN.
Informasi tersebut kemudian menjadi dasar koordinasi dengan sejumlah stakeholder yang terlibat dalam penanganan keadaan darurat di laut.
Alif mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.00 WITA mengenai adanya nelayan yang mengalami musibah, karena mesin kapal mati atau kehabisan bahan bakar.
“Kami ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Basarnas, KSOP, Angkatan Laut Denpasar, dan juga PSDKP atas bantuan dan kerja kerasnya dalam pencarian Pak Man di 5 hari waktu pencarian Pak Man,” terangnya.
Menurut Alif, keberhasilan pencarian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan sinergitas berbagai unsur, mulai dari kepolisian perairan, TNI Angkatan Laut, Syahbandar, KPMP hingga Basarnas.
Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan sinergitas kepada teman-teman stakeholder yang sudah sangat berjasa buat Polair, Polairud, Angkatan Laut, Syahbandar, KPMP, Basarnas, dan lainnya.
“Kami berharap Mudah-mudahan ini menjadi suatu sinergi yang lebih baik ke depannya,” kata Alif.
Monitoring AGSI Berlanjut hingga Puger
Peran AGSI dalam kasus tersebut tidak berhenti pada pemantauan pencarian dari Bali. Setelah informasi keberadaan BALIMAN mulai diketahui, Sekretaris Umum AGSI Febri Hantari, S.H., melakukan pemantauan lanjutan dengan berkoordinasi dan mengecek kondisi ketiga POB di Pos AL Puger serta dengan unsur SAR/Basarnas setempat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa informasi mengenai keberadaan korban benar-benar terverifikasi sekaligus memastikan kondisi mereka setelah berhasil dievakuasi.
Kabar keberadaan tiga POB diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Rabu malam, 16 September 2026, sekitar pukul 21.06 WITA.
Informasi awal menyebutkan speed boat bersama ketiga POB telah berhasil dievakuasi warga nelayan ke Pantai Puger, Jawa Timur.
Tim SAR Banyuwangi kemudian melakukan verifikasi langsung terhadap informasi tersebut.
Hasil verifikasi memastikan ketiga POB ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
AGSI Tekankan Sinergi Keselamatan Maritim
Peristiwa BALIMAN menjadi perhatian AGSI karena memperlihatkan pentingnya koordinasi ketika terjadi keadaan darurat di laut.
Speed boat yang awalnya dilaporkan mengalami masalah di kawasan Manta Point, Nusa Penida, akhirnya ditemukan di Pantai Puger, Jawa Timur. Perubahan lokasi tersebut menunjukkan bahwa pencarian di laut harus memperhitungkan arah angin, arus serta kemungkinan pergerakan kapal.
Dalam kondisi seperti itu, informasi masyarakat, nelayan, unsur SAR dan stakeholder terkait menjadi bagian penting dari mata rantai pencarian.
Bagi AGSI, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap keselamatan aktivitas maritim.
Monitoring dilakukan sejak informasi awal diterima, mengikuti perkembangan operasi pencarian, hingga memastikan kondisi ketiga POB setelah ditemukan.
Dengan ditemukan I Nyoman Budiana, Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena dalam kondisi selamat, pencarian BALIMAN akhirnya berakhir dengan kabar baik.
“Kami dari AGSI memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam operasi pencarian selama lima hari tersebut,” tutupnya.
Reporter: Netty
Redaktur: Putu Wiguna




