BaliBeritaDaerahPemerintahan

Pangdam IX/ Udayana Dorong Hilirisasi Pertanian di P4S Baja Tani Karangasem Bidik Petani Tembus Pasar Hotel dan MBG

Jbm.co.id-KARANGASEM |  Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mendorong petani di Kabupaten Karangasem meningkatkan produktivitas sekaligus mengembangkan usaha pertanian bernilai tambah guna mendukung swasembada pangan nasional.

Dorongan tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa, saat meninjau Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Baja Tani di Banjar Dinas Tanah Lengis, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam menekankan pentingnya pengolahan hasil pertanian, perluasan akses pemasaran, serta pemanfaatan lahan kosong dan lahan tidur agar lebih produktif. Petani juga didorong membangun kemitraan dengan hotel-hotel di Karangasem hingga memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Petani adalah pahlawan pangan bangsa, karena kalau tidak ada petani, kita semua tidak bisa makan,” tegas Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan petani agar tidak hanya menjual hasil panen dalam bentuk gabah mentah, tetapi mulai mengembangkan produk beras kemasan, keripik, maupun berbagai produk olahan lainnya untuk meningkatkan nilai ekonomi.

Menurutnya, keterlibatan BUMDes, Babinsa, dan Koperasi Kodim 1623/Karangasem dapat membuka peluang pemasaran lebih luas. Hasil pertanian yang diolah diharapkan memiliki nilai jual meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibandingkan penjualan dalam bentuk bahan mentah.

Di hadapan kelompok tani, Pangdam turut menekankan pentingnya penggunaan bibit unggul, pupuk yang tepat, serta penerapan teknik pertanian yang mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.

Ketua Kelompok Baja Tani I Ketut Semadi Yasa, S.Sos., menyampaikan bahwa petani masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya serangan hama, keterbatasan air, dan tingginya harga pupuk.

Ia juga mengapresiasi pendampingan Babinsa dan Danramil yang selama ini aktif membantu kegiatan pertanian masyarakat.

“Kehadiran Bapak Pangdam menjadi penyemangat luar biasa bagi kami, karena kami merasa diperhatikan dan tidak berjalan sendiri. Kami berharap pembinaan melalui Babinsa terus berlanjut, termasuk dukungan bibit unggul, pupuk dan alat mesin pertanian agar hasil panen serta kesejahteraan petani semakin meningkat,” ungkapnya.

Pangdam selanjutnya mengarahkan agar pendampingan pertanian oleh Babinsa diperkuat melalui sinergi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), khususnya dalam pengembangan bibit unggul, penerapan teknik pertanian, dan peningkatan kapasitas kelompok tani.

P4S Baja Tani sendiri menjadi salah satu wadah pelatihan, permagangan, transfer pengetahuan, serta pengembangan usaha pertanian berbasis potensi masyarakat pedesaan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan kunjungan Pangdam merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah, khususnya mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan, Kodam IX/Udayana terus mendorong pendampingan kepada kelompok tani, memperkuat sinergi dengan instansi pertanian dan pemerintah daerah, serta membantu membuka peluang kemitraan dan pemasaran agar potensi pertanian masyarakat dapat berkembang secara optimal,” demikian tandas Kapendam.

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button