Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Support Tata Kawasan Kuta Bertahap Prioritaskan Kantong Parkir Bikin Nyaman Wisatawan

Jbm.co.id-BADUNG | Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menegaskan dukungan penuh legislatif, sekaligus mensupport langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam menata kawasan Kuta secara bertahap.
Penyediaan kantong parkir menjadi salah satu perhatian utama untuk mendukung ketertiban kawasan sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kuta.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, saat menghadiri Kuta Beach Festival (KBF) 2026 di Halfway Pantai Kuta, Sabtu (10/10/2026).
Saat itu, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti hadir bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, dalam sesi siniar (podcast) yang menjadi bagian dari rangkaian festival bertema The Next Wave tersebut.
Menurut Anom Gumanti, upaya mengembalikan kejayaan pariwisata Kuta membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
Tak hanya itu, lanjutnya komunitas masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai elemen lainnya perlu berkolaborasi untuk menghidupkan kembali daya tarik kawasan wisata yang menjadi salah satu ikon pariwisata Bali itu.
“Jika ingin mengembalikan kejayaan pariwisata Kuta seperti dulu, seluruh stakeholder harus bergerak bersama. Kami di Legislatif pasti mendukung penuh kebijakan Bapak Bupati. Pembangunan kantong parkir mungkin belum langsung dirasakan manfaatnya sekarang, namun jangka panjangnya akan sangat besar untuk ketertiban wilayah,” kata Anom Gumanti.
Anom Gumanti juga menilai, penataan kawasan, termasuk penyediaan fasilitas parkir, menjadi bagian penting dalam membangun kenyamanan dan ketertiban aktivitas pariwisata.
Oleh karena itu, dukungan DPRD Badung atas program penataan pemerintah daerah bermanfaat buat masyarakat dalam jangka panjang.
Menurutnya, Kuta Beach Festival 2026 berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 juga dinilai menjadi ruang bagi komunitas untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kuta.
Festival ini memadukan beragam kegiatan, mulai dari pertunjukan budaya, kuliner, panggung musik, hingga kompetisi olahraga seperti selancar dan skateboard.
Sebelumnya, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kawasan Kuta, sejalan dengan penataan wilayah yang tengah dilakukan pemerintah daerah.
Menariknya, Pemkab Badung mempersiapkan sejumlah agenda penataan meliputi pembenahan pedestrian, penyediaan kantong parkir, serta perencanaan transportasi umum.
“Event ini memberi wadah komunitas untuk unjuk gigi, otomatis menarik wisatawan. Penataan kantong parkir kami siapkan agar acara nyaman dinikmati masyarakat tanpa macet. Saya mengambil kebijakan secara runut, bahwa transportasi publik tidak akan efektif tanpa hak istimewa (privilege) bebas macet. Terlebih, Kuta kini masuk kawasan rendah emisi (low emission), sehingga ke depan berpotensi diterapkan kebijakan car free night,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kuta Beach Festival Nyoman Asti Adi menjelaskan, tema The Next Wave mengandung pesan bahwa apa yang dilakukan generasi saat ini diharapkan mampu menginspirasi generasi berikutnya.
“Terima kasih atas dukungan penuh Bupati dan Ketua DPRD Badung. Tujuan kami ingin memajukan kembali wisata Kuta yang belakangan mulai melandai sepi. Melalui kolaborasi komunitas surfing, skateboard, hingga pelaku UMKM, festival ini hadir agar bisa dinikmati lintas generasi,” paparnya.
Kehadiran KBF 2026 diharapkan memperkuat kolaborasi komunitas, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi Kuta. Sinergi kegiatan kreatif dengan penataan kawasan menjadi bagian dari upaya menjaga daya tarik pariwisata sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Turut hadir, Anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat Kuta I Made Agus Suantara beserta unsur Tripika Kecamatan, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, perwakilan BPD Bali Cabang Mangupura serta tokoh masyarakat setempat.
Editor: Putu Wiguna




