BaliBeritaDaerahDenpasar

Golkar Bali Bakal Terapkan Manajemen Berbasis Digital Siapkan AI Perkuat Mesin Partai Hadapi Pemilu 2029

Jbm.co.id-DENPASAR | Partai Golkar Bali mempersiapkan digitalisasi organisasi sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029.

Menariknya, Golkar Bali bakal menerapkan sistem digital mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga pengawasan kegiatan partai.

Ketua DPD Partai Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan Golkar Bali memperkuat digitalisasi menjadi salah satu dari empat aspek, selain Sumber Daya Manusia (SDM), jaringan dan logistik.

“Kita sudah merancang semuanya di Bali mengikuti arahan-arahan DPP. Dalam menyukseskan partai tentu ada beberapa yang harus dipenuhi. Pertama ada orang, kemudian ada jaringan. Kami sudah mulai siap dengan orang dan jaringan,” kata Demer, usai dilantik sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bali periode 2025-2030 di Monumen Gong Perdamaian Dunia, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya mendukung aktivitas administratif, tetapi juga menjadi bagian dari sistem manajemen organisasi Golkar Bali.

“Manajemen juga kami akan perbaiki berbasis digital. Termasuk perencanaannya, pengorganisasiannya, action-nya, termasuk controlling-nya juga. Kami akan coba melalui sistem digital yang mau tidak mau kita akan mempergunakan,” kata Demer.

Lebih lanjut, Demer menyebutkan Golkar Bali memanfaatkan sistem digitalisasi, untuk mendukung kajian serta pengambilan keputusan organisasi. Bahkan, Golkar Bali membuka peluang penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengembangan manajemen partai.

Selain itu, Demer juga menambahkan, bahwa Golkar Bali mempersiapkan pembenahan sistem organisasi, guna memperkuat mesin partai hingga menghadapi Pemilu 2029.

Selain manajemen digital, Golkar Bali juga tengah memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) dan jaringan organisasi hingga tingkat bawah. Sementara itu, aspek logistik menjadi bagian lain yang perlu disiapkan bersama dengan DPP Partai Golkar.

“Orang siap, jaringan siap, manajemen siap. Nah, ini tentang logistik perlu dipikirkan bersama. Perlu dibantu oleh DPP,” kata Demer.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta kepengurusan Golkar Bali menjaga soliditas organisasi dan meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Bahlil mendorong Golkar Bali meningkatkan keterwakilan di DPR RI, DPRD Provinsi Bali maupun DPRD kabupaten/kota.

“Saya meminta kepada pengurus Golkar Provinsi Bali agar menaikkan kursi di DPR Provinsi, DPR kabupaten/kota, dan juga kalau bisa di DPR RI,” kata Bahlil.

Pada Pemilu 2024, Golkar memperoleh satu kursi DPR RI dari Bali dan tujuh kursi DPRD Provinsi Bali. Perolehan tersebut masing-masing turun dibandingkan Pemilu 2019 yang menghasilkan dua kursi DPR RI dan delapan kursi DPRD Bali.

Penguatan digitalisasi organisasi menjadi salah satu langkah Golkar Bali dalam membangun sistem kerja partai yang disebut Demer, untuk persiapan menghadapi agenda politik 2029.

Pewarta: Agus

Editor: Putu Wiguna

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button