BeritaDaerahEkonomiPemerintahanPendidikanSosial

Semangat Melestarikan Warisan Leluhur, Pandai Besi Argo Alex Dapat Apresiasi Pemkab Pacitan

"Saat ini usaha Pandai Besi Argo Alex telah mampu menyerap tiga tenaga kerja dan memproduksi rata-rata 10 unit per hari"

Pacitan,JBM.co.id- Semangat berwirausaha sekaligus melestarikan keterampilan tradisional yang diwariskan turun-temurun ditunjukkan oleh Argo Alex, pelaku usaha pandai besi asal Dusun Banyuripan, Desa Arjosari, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.

Mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Prayitno melakukan kunjungan ke usaha Pandai Besi Argo Alex pada Senin (8/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus berkembang di daerah.

Dalam kesempatan itu, Argo Alex menceritakan perjalanan usahanya yang cukup inspiratif. Sebelum menekuni profesi sebagai pandai besi, ia terlebih dahulu menjalankan usaha mebel. Namun, seiring semakin ketatnya persaingan di bidang tersebut, pada awal tahun 2025 ia memutuskan beralih usaha dengan meneruskan keahlian pandai besi yang diwariskan oleh sang kakek.

Keputusan tersebut ternyata membuahkan hasil. Saat ini usaha Pandai Besi Argo Alex telah mampu menyerap tiga tenaga kerja dan memproduksi rata-rata 10 unit per hari. Beragam produk yang dihasilkan antara lain sabit rumput, sabit kayu, parang tebas, parang sembelih, pisau, hingga pisau pencacah tulang. Produk-produk tersebut dipasarkan dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp60.000 hingga Rp100.000 per unit.

Dari aktivitas usahanya, Argo Alex memperoleh pendapatan bersih sekitar Rp200.000 per hari. Meski demikian, pemasaran produknya saat ini masih berfokus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Pacitan.
Pacitan,
Dalam dialog bersama Staf Ahli Bupati, Argo Alex menyampaikan harapannya untuk terus mengembangkan usaha yang dirintisnya. Menurutnya, keterbatasan peralatan yang masih bersifat manual menjadi tantangan utama dalam meningkatkan kapasitas produksi. Ia berharap suatu saat dapat memiliki mesin tempa dan mesin las sebagai sarana pendukung usaha.

“Dengan adanya peralatan yang lebih modern, kami berharap dapat meningkatkan jumlah produksi, memperbaiki kualitas hasil kerja, sekaligus membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan apresiasi atas kegigihan dan kreativitas Argo Alex dalam mengembangkan usaha berbasis keterampilan tradisional. Di tengah perkembangan zaman, upaya mempertahankan dan mengembangkan profesi pandai besi dinilai memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari pelestarian warisan budaya lokal.

Melalui dukungan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan usaha Pandai Besi Argo Alex dapat terus berkembang, memperluas jangkauan pemasaran, serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Arjosari dan Kabupaten Pacitan secara umum.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button