Perkuat Kader Posyandu, Ny. Putri Koster Buka Bina Posyandu Angkatan IV di Denpasar

Jbm.co.id-DENPASAR | Komitmen memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat kembali ditegaskan dalam pembukaan kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 di Bapelkesmas Provinsi Bali, pada 5-7 Mei 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ny. Putri Koster, yang dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader Posyandu agar mampu menjalankan peran secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Selasa, 5 Mei 2026, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa kader Posyandu memiliki fungsi strategis, tidak hanya dalam memberikan pelayanan dasar, tetapi juga sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pemerintah.
“Posyandu harus dikelola dengan baik. Kader tidak hanya melayani, tetapi juga mampu mencatat serta menyampaikan kebutuhan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara tepat,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 112 peserta yang terdiri dari kader Posyandu Kota Denpasar sebanyak 44 orang dan Kabupaten Buleleng sebanyak 68 orang. Peserta juga melibatkan Tim Pembina (TP) Posyandu dari berbagai tingkatan, mulai dari kota, kecamatan, hingga desa, termasuk Desa Buahan di Buleleng.
Kehadiran peserta dari dua wilayah ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu secara merata di Bali.
Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa Bina Posyandu Angkatan IV bertujuan memperkuat kapasitas kader dalam memahami serta mengimplementasikan program Posyandu secara komprehensif.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber lintas perangkat daerah. Materi yang disampaikan mencakup penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, pendalaman substansi program, hingga isu strategis dan kebijakan terkini.
Selain itu, para kader juga dibekali strategi implementasi melalui integrasi program Posyandu ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serta keberlanjutan program di lapangan.
Melalui kegiatan ini, para kader Posyandu diharapkan semakin siap menjalankan tugas secara optimal serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, terintegrasi, dan menyeluruh bagi masyarakat. (red).



