BaliBeritaDaerahDenpasarPolitik

NasDem Bali Tegas Bantah Isu Merger Tekankan Partai Tetap Solid

Jbm.co.id-DENPASAR | Partai NasDem wilayah Bali menegaskan tidak ada rencana merger dengan partai politik lain. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPW NasDem Bali, I Nengah Senantara, dalam konferensi pers di Kantor DPW NasDem Bali, Selasa, 14 April 2026.

Hal tersebut sebagai respons atas isu yang berkembang di tingkat nasional.

Ketua DPW NasDem Bali, I Nengah Senantara, menegaskan bahwa istilah merger tidak dikenal dalam sistem politik Indonesia. Ia menyebut, dalam sejarah politik nasional hanya dikenal istilah “fusi” yang terjadi karena dorongan negara.

“Dalam politik tidak ada istilah merger. Yang ada dalam sejarah adalah fusi, dan itu pun terjadi karena dorongan negara, bukan kehendak partai-partai,” tegasnya di hadapan awak media.

Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada pembicaraan apa pun terkait penggabungan Partai NasDem dengan partai lain. Isu yang beredar dinilai sebagai spekulasi yang tidak berdasar. “Tidak ada pembicaraan ke arah sana. NasDem tetap solid di bawah kepemimpinan Ketua Umum,” ujarnya.

Soroti Pemberitaan Tempo

Dalam kesempatan tersebut, DPW NasDem Bali juga menyoroti pemberitaan dari Majalah Tempo yang dinilai tendensius dan berpotensi menyesatkan publik.
Menurut Senantara, terdapat framing yang tidak sesuai fakta, termasuk narasi yang menggambarkan seolah-olah partai akan diperjualbelikan atau diambil alih pihak tertentu.

“Itu tidak benar. Kami melihat ada upaya membentuk opini publik yang merendahkan martabat pimpinan dan institusi partai,” tegas Senantara.

Sebagai respons, Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem disebut telah mengambil langkah tegas, mulai dari penyampaian keberatan hingga upaya hukum terhadap pihak terkait. Selain itu, NasDem juga menuntut klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

Ajak Media Jaga Etika Jurnalistik

DPW NasDem Bali menyatakan dukungan penuh terhadap langkah DPP, sekaligus mengajak seluruh media untuk menjaga etika jurnalistik dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

“Kami berharap media menjaga demokrasi, menjaga etika, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi. Jangan sampai berita yang tidak benar justru menyesatkan masyarakat,” ujarnya.

Senantara menambahkan bahwa dinamika dalam partai politik merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dimanfaatkan untuk membangun narasi yang tidak berdasar.

Menurutnya, NasDem justru terus menunjukkan tren peningkatan dukungan publik dalam setiap pemilu, sehingga menjadi sorotan dalam peta politik nasional.

Konsolidasi Internal dan Penegasan Sikap
Konferensi pers tersebut juga menjadi ajang konsolidasi internal dengan kehadiran jajaran pengurus dan anggota legislatif dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di Bali.

Menutup pernyataannya, Senantara menegaskan komitmen partai untuk tetap fokus pada agenda politik dan pembangunan tanpa terpengaruh isu yang tidak berdasar.

“NasDem tetap solid. Kami tidak ingin masyarakat disesatkan oleh informasi yang tidak benar. Mari bersama menjaga kualitas demokrasi,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button