BadungBaliBeritaDaerahKeagamaanLalu LintasPariwisataPemerintahan

Bandara Ngurah Rai Hentikan Operasional Sehari Penuh Hormati Nyepi 2026

Jbm.co.id-BADUNG | Operasional penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai akan dihentikan sementara selama 24 jam dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948. Penutupan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan hari suci umat Hindu di Bali.

General Manager Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, menjelaskan bahwa penghentian operasional dilakukan berdasarkan pemberitahuan resmi penerbangan.

“Sesuai dengan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A0096 yang diterbitkan oleh AirNav Indonesia, seluruh aktivitas penerbangan komersial reguler di bandara akan dihentikan mulai Kamis, 19 Maret 2026 pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 WITA. Selama periode tersebut tidak akan ada penerbangan reguler yang berangkat maupun mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai,” terangnya.

Menurut Nugroho Jati, penghentian operasional ini telah dikoordinasikan dengan berbagai pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan kelancaran operasional sebelum dan sesudah periode Nyepi. Koordinasi tersebut melibatkan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, serta instansi terkait lainnya.

“Penghentian sementara operasional bandara selama Nyepi telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya, sehingga ummat Hindu di Pulau Bali dapat melaksanakan rangkaian Catur Brata Penyepian dengan khidmat. Kami telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal sebelum dan setelah periode penghentian operasional,” kata Nugroho Jati.

Meskipun operasional penerbangan dihentikan, pihak bandara tetap menyiagakan sejumlah personel untuk mengantisipasi kebutuhan penerbangan darurat. Penerbangan yang bersifat khusus seperti evakuasi medis (medical evacuation) masih dimungkinkan apabila mendapat persetujuan dari otoritas terkait.

Selama periode penutupan operasional tersebut, tercatat sebanyak 440 jadwal penerbangan komersial reguler tidak beroperasi, terdiri dari 231 penerbangan rute domestik dan 209 rute internasional. Selain itu, sebanyak 19 pesawat dijadwalkan melakukan remain over night (RON) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Adapun jadwal penerbangan terakhir sebelum penghentian operasional, pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.10 WITA untuk rute domestik dan Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.30 WITA untuk rute internasional.

Sementara penerbangan kedatangan terakhir tercatat pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.05 WITA untuk rute domestik dan Kamis, 19 Maret 2026 pukul 00.30 WITA untuk rute internasional.

Setelah operasional kembali dibuka, penerbangan keberangkatan pertama dijadwalkan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 WITA untuk rute domestik dan pukul 08.15 WITA untuk rute internasional. Sedangkan kedatangan pertama dijadwalkan pada pukul 08.20 WITA untuk rute domestik dan pukul 07.05 WITA untuk rute internasional.

“Kami menghimbau kepada para calon penumpang yang memiliki rencana perjalanan di sekitar tanggal tersebut untuk berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait jadwal penerbangan, serta datang ke bandara sesuai waktu keberangkatan yang telah diinformasikan. Kami berharap pelaksanaan rangkaian ibadah Nyepi di tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh khidmat, serta membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan semangat baru bagi kita semua dalam membangun kehidupan yang lebih harmonis,” pungkas Nugroho Jati. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button