Bencana AlamBeritaDaerahPemerintahanPendidikanSosial

Komisi VIII DPR RI dan BNPB Serahkan Bantuan, Pacitan Perkuat Strategi Pencegahan Bencana

"Pacitan merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari tanah longsor, banjir, hingga potensi gempa dan tsunami. Kunjungan Komisi VIII DPR RI dan BNPB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam aspek pencegahan dan mitigasi bencana"

Pacitan,JBM.co.id- Pemerintah Kabupaten Pacitan menerima kunjungan kerja Anggota Komisi VIII DPR RI, Nanang Samudra, bersama Plt. Deputi Pencegahan BNPB, Pangarso Suryotomo, dalam rangka penguatan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah rawan bencana, Ahad (8/2/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, di Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo, Kabupaten Pacitan dan ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan.

Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana alam.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, menyampaikan bahwa kunjungan ini memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam aspek bantuan logistik, tetapi juga dalam penguatan koordinasi dan edukasi kebencanaan bagi pemerintah daerah.

“Pacitan merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari tanah longsor, banjir, hingga potensi gempa dan tsunami. Kunjungan Komisi VIII DPR RI dan BNPB ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah, khususnya dalam aspek pencegahan dan mitigasi bencana,” ujar Sekda Heru yang sekaligus sebagai Ex Oficio Kepala BPBD Pacitan.

Menurutnya, pendekatan pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam kebijakan kebencanaan. Hal ini meliputi peningkatan kapasitas pemerintah daerah, penguatan peran BPBD, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih siap dan tangguh menghadapi bencana.

“Kami berharap dukungan ini tidak berhenti pada penyerahan bantuan semata, tetapi berlanjut pada pendampingan teknis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem peringatan dini di daerah rawan,” tambahnya.

Usai kegiatan di pendopo, rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Pacitan. Lokasi tersebut ditentukan berdasarkan rekomendasi BPBD setempat sebagai wilayah yang membutuhkan perhatian dan penanganan lanjutan.

Sekda Maulana Heru menegaskan bahwa hasil kunjungan lapangan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan dan program kebencanaan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah, kami optimistis upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana di Pacitan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(Red/yun).

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button