BeritaDaerahOlahragaPemerintahanPendidikanSosial

Kepemimpinan dan Akses Kebijakan Jadi Modal KONI Pacitan Cetak Atlet Unggul. Ini Penjelasan Ketua IMI Pengkap Pacitan

"Kami optimistis. Baginda memiliki pengalaman mengelola organisasi, sekaligus memahami mekanisme kebijakan karena berstatus sebagai anggota DPRD aktif. Ini menjadi keunggulan strategis bagi KONI Pacitan dalam memperjuangkan pembinaan dan fasilitas olahraga"

Pacitan,JBM.co.id- Pengukuhan Baginda Rahadian Pratama sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pacitan masa bakti 2025–2029 dinilai menjadi momentum penting bagi kebangkitan prestasi olahraga daerah. Kepemimpinan yang kuat, ditopang pemahaman organisasi serta akses terhadap kebijakan publik, disebut sebagai faktor krusial dalam pembangunan olahraga berkelanjutan.

Ketua Cabang Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengkab Pacitan, Andi Rahmanto, menilai KONI Pacitan berada di jalur yang tepat untuk melakukan lompatan prestasi di bawah kendali Baginda. Menurutnya, keberhasilan olahraga daerah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga kualitas manajemen organisasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan.

“Kami optimistis. Baginda memiliki pengalaman mengelola organisasi, sekaligus memahami mekanisme kebijakan karena berstatus sebagai anggota DPRD aktif. Ini menjadi keunggulan strategis bagi KONI Pacitan dalam memperjuangkan pembinaan dan fasilitas olahraga,” ujar Andi, Ahad (8/2/2026).

Secara edukatif, pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan prestasi olahraga modern menuntut kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif. KONI sebagai induk organisasi olahraga daerah tidak hanya berperan dalam kompetisi, tetapi juga dalam perencanaan jangka panjang, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga penguatan pendanaan yang transparan dan akuntabel.

Andi menambahkan, cabang olahraga otomotif yang berada di bawah naungan IMI juga membutuhkan dukungan lintas sektor, mengingat karakteristiknya yang menuntut standar keselamatan tinggi, sarana khusus, serta pembinaan teknis berjenjang.

“Jika tata kelola KONI kuat, maka cabang olahraga akan lebih fokus membina atlet. Prestasi itu lahir dari sistem, bukan kebetulan,” tegasnya.

Pengukuhan pengurus KONI Pacitan yang digelar di Aula Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo tersebut diharapkan menjadi awal konsolidasi seluruh cabang olahraga. Dengan kepemimpinan baru, KONI Pacitan didorong tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang sehat, inklusif, dan berorientasi jangka panjang.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button