BaliBeritaDaerahDenpasarPolitik

Muscab Serentak Jadi Titik Kebangkitan Hanura Bali Fokus Konsolidasi hingga Akar Rumput Bidik Kembalinya Kursi DPRD di Pemilu 2029

Jbm.co.id-DENPASAR | Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Hanura se-Bali menjadi momentum strategis bagi partai untuk melakukan konsolidasi besar-besaran jelang Pemilu 2029. Gelaran Muscab diikuti DPC Partai Hanura se-Bali di Denpasar, Jumat, 21 November 2025.

Muscab Hanura Bali ini tak hanya membahas pergantian struktur, tetapi juga evaluasi mendalam terhadap capaian politik usai kehilangan seluruh kursi DPRD pada Pemilu 2024.

Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali, Gde Wirajaya Wisna menegaskan bahwa Muscab kali ini menjadi penanda kebangkitan Hanura di Bali.

“Jadi, momentum ini, musyawarah cabang serentak inilah, juga di samping dia ini momentum kita, mekanisme organisasi menetapkan juga bagian dari evaluasi dan konsolidasi program kerja untuk penguatan partai, menetapkan agenda-agenda partai ke depan yang tentu sejalan dengan timeline yang telah ditetapkan KPU nantinya sampai 2029,” ungkap Wirajaya Wisna.

Ia menegaskan arahan Ketua Umum (Ketum) DPP Hanura, Oesman Sapta meminta seluruh kader memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput. Termasuk menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai fondasi kerja politik.

“Sehingga kita mendapatkan hati, mendapatkan simpati dari masyarakat Bali, mempunyai ide dan gagasan untuk membantu pemerintah daerah, karena slogan dari Partai Hanura adalah Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera,” tambahnya.

Target Pulihkan Kursi yang Hilang

Wirajaya Wisna menyebutkan bahwa Hanura Bali tengah melakukan evaluasi menyeluruh atas hasil Pemilu 2024. Ia optimistis target mengembalikan kursi DPRD dapat dicapai melalui strategi kepemimpinan yang telah disiapkan.

“Kami yakin dengan seni kepemimpinan masing-masing nantinya kita akan bisa merebut kembali kursi-kursi yang hilang. Minimal seperti itu dan bahkan untuk bisa meningkat,” paparnya.

Ia mencontohkan beberapa daerah yang menjadi prioritas pemulihan kursi. “Seperti halnya di Kota Denpasar ada sebelumnya 1 fraksi 4 anggota Dewan dan kita ingin kembalikan itu. Demikian pula di Jembrana yang sekarang 0, kita kembalikan ke empat, anggota DPR di Bali, satu kursi. Buleleng yang pernah kita ada di 6, sekarang 2, ingin kita kembalikan juga,” imbuhnya.

Kombinasi Kader Senior dan Muda

Selain konsolidasi organisasi, penyegaran struktur juga menjadi langkah penting. Hanura Bali kini mengombinasikan kader muda dan senior dalam komposisi baru yang dinilai lebih adaptif terhadap tantangan politik 2029.

“Dari komposisi kepengurusan DPD Hanura Bali kita mulai, sudah ada kombinasi antara pengurus lama yang sudah berpengalaman, dan juga kader-kader baru yang bertenaga segar untuk membantu Hanura ke depannya,” kata Wirajaya Wisna. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button