BeritaDaerahLalu LintasOlahragaPemerintahanPendidikanPolriSosial

Legislator Rudi Han, Segera Tindak Lanjuti Wacana Larangan Naik Motor Ke Sekolah Bagi Siswa Pendidikan Dasar

"Orang tua diharapkan meluangkan waktu untuk mengantar dan menjemput putra-putri mereka ke sekolah untuk memastikan keselamatannya"

Pacitan,JBM.co.id- Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, berencana menindaklanjuti wacana Dinas Pendidikan tentang larangan bagi siswa pendidikan dasar mengendarai motor saat ke sekolah.

Langkah ini bertujuan memberikan rasa aman dan keselamatan bagi siswa didik, mengingat banyak kasus kecelakaan lalu lintas di Pacitan yang melibatkan pengendara di bawah umur.

“Orang tua diharapkan meluangkan waktu untuk mengantar dan menjemput putra-putri mereka ke sekolah untuk memastikan keselamatannya.

Namun, jika siswa ingin mandiri, menggunakan sepeda angin dapat menjadi alternatif yang sehat dan lebih aman di jalan. Atau juga bisa memanfaatkan layanan ojek online atau taxi online,”terang politikus Demokrat yang oleh media akrab disapa dengan panggilan Rudi Han ini, Rabu (1/10/2025).

Disisi lain, dewan lima periode ini juga menekankan pentingnya keselamatan dan keamanan siswa saat berada di lingkungan sekolah.

“Kerja sama antara sekolah dan orang tua, diharapkan siswa dapat lebih aman dan nyaman dalam berangkat maupun pulang dari sekolah,” tuturnya.

Masih di kesempatan yang sama, wakil rakyat keterwakilan daerah pemilihan Kecamatan Kebonagung-Tulakan ini juga berpendapat agar satuan pendidikan menyediakan alat komunikasi dari semua operator seluler, untuk melakukan panggilan darurat ke orang tua.

Hal ini sebagai solusi yang efektif dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan siswa, ketika siswa tidak dibekali dengan gadget saat mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

“Siswa dapat melakukan panggilan darurat ke orang tua jika terjadi kejadian yang tidak terduga, atau keadaan darurat lainnya.

Alat komunikasi ini dapat memungkinkan untuk berkomunikasi yang cepat antara siswa, guru, dan orang tua dalam situasi darurat. Dengan begitu, siswa dapat lebih merasa aman dan nyaman karena dapat menghubungi orang tua jika diperlukan,”tutur Rudi Han.(Red/yun)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button