Yayasan Jati Nusa Lestari Perkuat Gerakan Penghijauan di Bali

Jbm.co.id-GIANYAR | Yayasan Jati Nusa Lestari menegaskan perannya sebagai pionir gerakan penghijauan di Bali melalui aksi penanaman pohon dalam rangka Hari Gerakan Sejuta Pohon, 10 Januari 2026.
Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta siswa Nuanu Kids Academy ini menjadi langkah konkret menjaga lingkungan sekaligus menanamkan kesadaran ekologis sejak usia dini. Penanaman puluhan pohon dilakukan di Desa Pejeng, Gianyar, pada kawasan yang tergolong rawan longsor.

Pemilihan lokasi tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana berbasis alam, sekaligus memperkuat fungsi ekologis lahan melalui penghijauan berkelanjutan. Gerakan ini berakar dari program Adopsi Pohon yang telah dimulai sejak 2025.
Dari partisipasi anak-anak generasi Alfa, inisiatif tersebut berkembang menjadi gerakan kolektif yang lebih masif dengan melibatkan komunitas, lembaga pendidikan, dan para pemangku kepentingan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dibangun melalui pendidikan dan aksi nyata di lapangan.
Yayasan Jati Nusa Lestari menekankan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai budaya sebagai fondasi keberlanjutan Pulau Dewata.
Melalui falsafah Jati Nusantara, organisasi nirlaba ini mendorong gerakan sosial berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan komunitas terhadap risiko bencana.
Gerakan penghijauan yang dilakukan di Gianyar ini diharapkan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang, sekaligus contoh model integratif pembangunan berbasis nilai leluhur Nusantara menuju Bali yang lebih lestari dan tangguh. (red).




