Warung di Kawasan Wisata Pancer Door Kembali Dibobol Maling, Warga Resah Keamanan Kian Rawan
"Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel pintu dapur"

Pacitan,JBM.co.id-Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) kembali menghantui kawasan wisata Pantai Pancer Door, Pacitan. Kali ini, sebuah warung bakso milik Wiwik Rahayu menjadi sasaran pelaku tak dikenal pada Kamis (23/4/2026) menjelang waktu Subuh.
Dalam suasana yang masih gelap dan sepi, pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel pintu dapur. Jejak perusakan terlihat jelas, menyisakan kegelisahan bagi pemilik usaha kecil tersebut. Dari aksi itu, satu tabung elpiji 3 kilogram berhasil dibawa kabur. Sementara itu, peralatan soundsystem yang ada di dalam warung juga sempat dirusak, diduga hendak dicuri namun gagal karena instalasi kabel yang masih terpasang.
“Sepertinya soundsystem juga mau dibawa, tapi kesulitan karena kabelnya masih banyak yang terpasang. Jadi hanya tabung elpiji yang berhasil diambil,” ungkap Wiwik.
Aksi pelaku tidak sepenuhnya tanpa jejak. Kamera CCTV yang terpasang di portal penjagaan merekam pergerakan pelaku yang menggunakan sepeda motor matic. Rekaman tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi pihak berwajib.
Kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, warung makan milik Susilo yang berada di sisi timur kawasan Pancer Door juga mengalami nasib serupa. Dalam peristiwa itu, pelaku berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp500 ribu setelah mengobrak-abrik isi warung. Meski mencari barang berharga lainnya, pelaku tidak menemukan hasil tambahan.
Rangkaian kejadian ini menimbulkan keresahan di kalangan pelaku usaha dan warga sekitar. Kawasan yang dikenal sebagai destinasi wisata tersebut kini dirasakan tidak lagi aman, terutama pada malam hingga dini hari.
“Yang jelas saat ini kawasan Pancer Door sudah tak aman lagi,” tegas Wiwik dengan nada khawatir.
Peristiwa ini menjadi peringatan akan pentingnya peningkatan keamanan di kawasan wisata, sekaligus dorongan bagi aparat untuk segera mengusut dan menindak pelaku agar rasa aman masyarakat dapat kembali pulih.(Red/yun).




