BeritaDaerah

Wabup Gagarin Ikut Menghantarkan Pemberangkatan Jenazah Korban Tanah Longsor Di Kecamatan Nawangan

Pacitan,jbm.co.id- Wakil Bupati Pacitan, Gagarin ikut menghantarkan pemberangkatan jenazah korban tanah longsor atas nama Wito, warga Dusun Katosan, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, menuju tempat peristirahatan terakhirnya, Ahad (8/12).

Orang nomor dua di Pacitan itu juga menyempatkan diri memikul keranda jenazah bersama sejumlah personil dari Polsek Nawangan, sebelum diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) di desa setempat.

Wakil Ketua DPRD Pacitan, Lancur Susanto, yang saat itu berada di tempat kejadian perkara bersama unsur forkopimca untuk menyaksikan visum at repertum terhadap jasad korban, menyampaikan keprihatinan dan duka yang begitu mendalam atas musibah yang dialami Wito dan keluarganya.

“Semoga almarhum husnul-khatimah diampuni segala dosa dan kesalahannya semasa hidup. Begitu juga keluarga yang ditinggalkan, selalu diberikan ketabahan dalam menerima musibah,” kata politikus Partai Golkar ini.

Lancur Susanto saat melayat korban tanah longsor di Desa Pakis Baru.
Lancur Susanto saat melayat korban tanah longsor di Desa Pakis Baru.

Lancur berpesan, mengingat cuaca ekstrim masih akan berlangsung, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaanya. Terlebih ketika hujan turun saat tengah malam.

“Kontur tanah di Kecamatan Nawangan ini, lembek dan sering mengalami sleding atau pergeseran. Karena itu, warga masyarakat diimbau lebih waspada dan berhati-hati. Terutama saat turun hujan lebat diwaktu malam hari. Tetap waspada, mengingat bencana alam terus mengintai,” tutur wakil rakyat Dapil Kecamatan Nawangan-Bandar ini.

Sementara itu musibah tanah longsor yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia terjadi pada Sabtu (7/11).

Saat itu, hujan lebat tengah mengguyur Desa Pakis Baru sekitarnya.

Mengetahui saluran air dibelakang ruko miliknya tersumbat, Wito pun berinisiatif membersihkan kotoran yang menjadi peyebab tidak lancarnya aliran air.

Namun apesnya, saat korban tengah sibuk membersihkan saluran, tiba-tiba tebing setinggi kurang lebih 6 meter yang berlokasi persis dibelakang ruko, mengalami longsor.

Material tanah dan bebatuan, langsung menimbun tubuh korban, hingga nyawanya tak bisa diselamatkan lagi.(Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button