Tokoh Agama Di Pacitan KH Mahmud, Ajak Masyarakat Untuk Lebih Berhemat dan Mengelola Keuangan Dengan Bijak
"Mahmud menekankan, pentingnya mengurangi gaya hidup berlebih dan meningkatkan kewaspadaan dalam pengelolaan anggaran negara, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)"

Pacitan,JBM.co.id-Salah seorang tokoh agama terkemuka di Pacitan, KH. Mahmud, mengajak masyarakat untuk lebih berhemat dan mengelola keuangan dengan bijak.
Ia mengatakan, bahwa saat ini kondisi perekonomian global lagi tidak baik-baik saja. Oleh sebab itu, Mahmud menekankan, pentingnya mengurangi gaya hidup berlebih dan meningkatkan kewaspadaan dalam pengelolaan anggaran negara, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ingat, sambung kyai muda yang dipercaya sebagai Inspektur, Inspektorat Pacitan ini, korupsi bisa terjadi bukan hanya karena niat namun karena adanya kesempatan.
“Berusahalah untuk berhemat dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan memprioritaskan kebutuhan pokok,” terang mantan Ketua PCNU Pacitan ini, Jumat (29/8/2025).
Masih dikesempatan yang sama, Mahmud juga mengingatkan agar menghindari aplikasi-aplikasi pinjaman online (Pinjol) sekalipun terdesak kebutuhan.
Pinjaman online, menurutnya, sangat memberatkan keuangan dan semakin mempersulit perekonomian masyarakat.
Mudah mendapatkan, namun berat mengembalikan karena tingginya bunga kredit yang dibebankan kepada debitur oleh perusahaan penyelenggara Pinjol.
“Segera lapor ke pihak berwajib jika menerima ancaman atau teror dari penagih pinjol,”pesannya.
Petuah yang disampaikan KH. Mahmud, tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola keuangan dengan bijak dan menghindari masalah keuangan yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari.
Terakhir, Mahmud juga mengingatkan melalui salah satu ayat Al-Quran yang menyatakan, bahwa judi dan gaya hidup berlebihan sehingga mengakibatkan pemborosan dan mubadzir adalah larangan agama dan termasuk sahabat setan.(Red/yun).




