BadungBeritaDaerahGaya HidupPariwisataSeni BudayaSosial

Sambut Tahun Baru, GWK Bali Countdown 2025 Hadirkan Pesta Kembang Api Spektakuler, Pentas Musik Hingga Fashion Show Miss Universe Asia

Jbm.co.id-BADUNG | GWK Bali Countdown 2025 bakal menjadi ikon pergantian tahun di Bali ini akan kembali menghadirkan konsep event yang dirancang untuk menjadi ajang eksistensi anak muda Bali.

Apalagi, GWK Cultural Park bersiap menyambut malam tahun baru yang paling dinantikan masyarakat Bali.

Menariknya, GWK Bali Countdown 2025 selalu menghadirkan kemegahan kembang api berlatar Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), yang menggabungkan meriahnya pentas musik dengan beberapa musisi Indonesia.

Pesta kembang api setiap tahun ini akan tampil spektakuler dengan menghadirkan deretan artis nasional dan musisi lokal Bali, yang menjadi idola anak muda saat ini.

Direktur Operasional Rossie Andriani menyebutkan GWK Cultural Park menyelenggarakan event yang disebut GWK Bali Countdown 2025 untuk keempat kalinya di penghujung tahun.

Foto: GWK Bali Countdown 2025 bakal menghadirkan Pesta Kembang Api Spektakuler, Musisi Lokal, Artis Nasional hingga Fashion Show Miss Universe Asia, dalam menyambut Tahun Baru 2025.

Tak hanya itu, GWK Bali Countdown 2025 juga mempersembahkan “Launching Barong” sebagai sebuah tarian bertajuk Barong yang akan diselenggarakan, selama tiga kali seminggu dalam dua bulan terakhir ini, yang puncaknya diadakan, Sabtu, 21 Desember 2024 pukul 19.00 WITA.

Untuk itu, diharapkan Tarian Barong menjadi salah satu alternatif tontonan untuk para pengunjung GWK yang telah dipersiapkan setahun lalu.

“Lalu, kedua kami adakan event GWK Bali Countdown 2025 serta terakhir event CSR yang berhubungan dengan kemanusiaan melalui kegiatan Donor Darah,” paparnya.

Menariknya, kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan di GWK Cultural Park merupakan aksi sosial kemanusiaan yang pertama kalinya dilaksanakan dengan mengundang para pengunjung bersama-sama menyumbangkan setetes darah demi kemanusiaan.

Selama ini, kegiatan CSR banyak dilakukan untuk budaya literasi, seperti GWK Menari, GWK Menabung dan GWK mengundang anak-anak SD bercerita tentang Garuda Wisnu Kencana hingga keliling ke kawasan GWK.

“Itu dilakukan secara rutin. Bahkan, pada tahun ini, kita sudah hampir 3.000 anak yang kami undang untuk datang untuk mengikuti budaya literasi. Nah, kita juga berpikir untuk menyumbangkan setetes darah demi kemanusiaan, saya coba berbicara dengan Tim Pak Andre dan Tim GWK, akhirnya kita sepakat bahwa hal ini adalah Donor Darah pertama kalinya di GWK,” kata Rossie Andriani.

Oleh karena itu, Rossie Andriani berharap event ini menjadi satu ikon diakhir tahun, khususnya buat Bali. Intinya, semua masyarakat bisa bergabung di GWK guna merasakan suasana di penghujung tahun, dengan penuh semangat menyambut Tahun Baru 2025 melalui persembahan Pesta Kembang Api yang Ikonik, karena dibalik Pesta Kembang Api itu menjadi satu-satunya Ikonik Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang sangat dibanggakan bagi  masyarakat Bali.

“Apabila akhir tahun berkunjunglah ke GWK, karena akan melihat sesuai yang khas yaitu Prasta Kembang Api yang spektakuler, bagaimana luar biasanya Bali memiliki Ikonik seperti ini,” terangnya.

Konsep event direncanakan sedemikian rupa bersama dengan Dipta Komunika sebagai promotor dan Palmy Kreatif sebagai strategic planner.

Direktur Operational Dipta Komunika, Arthur Indra Wibawa menyatakan panggung Bali Countdown 2025 akan digebrak dengan lantunan lagu-lagu yang familiar di telinga anak muda oleh DJ Mahesa dan DJ Ray, kemudian Not So Koplo, disusul dengan penampilan De EX yang akan menaikkan tempo pertunjukan.

Kali ini, penampilan spesial di GWK Bali Countdown 2025 dihadirkan Fiersa Besari sebagai musisi yang lekat di telinga dengan lagu-lagu romantis ini akan menjadi penampilan istimewa di GWK Bali Countdown 2024.

Kali ini, penampilannya sekaligus akan menjadi penampilan pamungkas, sebelum Fiersa Besari akan hiatus dari panggung musik pada 2024.

“Fiersa Besari tidak akan konser lagi di tahun 2025, maka sekarang adalah konser terakhirnya, Fiersa Besari di tempat yang paling Ikonik di GWK Bali,” kata Indra Wibawa.

Selain pertunjukan musik, penonton GWK Bali Countdown 2025 akan disuguhkan penampilan Fashion Show dari para finalis Miss Universe Asia 2025.

“Tapi yang membedakan Countdown yang sekarang, ada Spesial Performance dari Miss Universe Asia 2025, seperti Yang Jing, Xiao Ruo Qiao, Wu Jia Dai, Han Yu Chen dan Jennifer Hu,” bebernya.

GWK Cultural Park juga turut menggandeng Event Organanizer ASIK (Anak Serdadu Inovatif Kreatif sebagai partner lokal.

Tonny Kushartanto, S.S., selaku Direktur EO ASIK (Anak Serdadu Inovatif Kreatif) menyampaikan GWK Bali Countdown 2025 dianggap sebagai momentum pertama kalinya melakukan kolaborasi antara pelaku-pelaku event Nasional untuk ke Bali harus menggandeng EO Lokal, seperti EO ASIK.

“Hari ini pertemuan luar biasa bagi kami dan GWK tersendiri, karena EO Lokal ikut berperan aktif. Jadi, hal itu yang diharapkan kedepan,” jelasnya.

Hal tersebut dikarenakan banyak pelaku EO diluar Bali hanya melihat tempat atau venue saja untuk beranjak pergi dari Bali.
Padahal, EO Lokal tidak kalah hebatnya dalam penampilan mereka.

Meski demikian, GWK Cultural Park membuat acara pada malam pergantian tahun bisa menjadi momentum bagi EO Lokal, seperti EO ASIK.

Diharapkan, kedepannya GWK Cultural Park bisa memberikan kesempatan bagi EO Lokal di Bali untuk turut berpartisipasi dalam acara GWK Bali Countdown.

“Kami sangat mengharapkan hal itu terjadi, saat EO Nasional berkolaborasi dengan EO Lokal membuat sebuah karya buat masyarakat Bali, yang tentunya menjadi perhatian lewat Pesta Kembang Api Raksasa,” kata Tonny Kushartanto

Tak hanya itu, juga ditampilkan DJ dan De EX Band disertai para finalis Miss Universe Asia 2025 akan membawakan karya fashion terbaik dari para desainer.

“Nanti ada kolaborasi Miss Universe Asia dengan DJ dan De EX Band sebagai Band Lokal menuju Nasional. Itu pasti ada surprise bagi para pengunjung GWK,” paparnya.

Puncak malam pergantian tahun akan dimeriahkan dengan pertunjukan kembang api yang super istimewa yang telah menjadi ikon dalam setiap gelaran GWK Ball Countdown dan menjadi salah satu pertunjukan kembang api tahun baru terbesar di Bali.

Dengan durasi kembang api hampir 5 menit, penonton akan secara konsisten membangun citra sebagai taman budaya yang menyuguhkan berbagai atraksi meliputi pertunjukkan budaya, atraksi hiburan, beragam karya seni patung dan juga seni lansekap tebing-tebing kapur yang unik.

“Kita tampilkan dalam acara GWK Bali Countdown 2025 dengan berbagai kejutan dan lain-lainnya itu pasti setiap tahunnya berbeda. Jadi, kalau mau dibilang bagaimana konsep segala macamnya, silakan hadir, pada 31 Desember 2024 di GWK Cultural Park,” terangnya.

Selain itu, GWK Cultural Park juga menawarkan destinasi wisata kuliner dengan pesona Bukit Ungasan di Jendela Bali Restaurant dan Beranda All You Can Eat Indonesian Cuisine dengan bermacam cinderamata unik dan menarik tersedia di Kencana Souvenirs.

Apalagi, GWK Cultural Park juga menggandeng para UMKM Lokal, yang disupport sponsor GWK Bali Countdown 2025, yakni Chuah Support Services Pty Ltd dan LIGHT Education Future.

Pada kesempatan tersebut CEO & Founder Chuah Support Services Pty Ltd, Erma Yunita, S.S., mengatakan produk UMKM Lokal sangat bagus di Bali, tapi tingkat pemasaran dirasakan masih kurang berkembang.

Untuk itu, Erma Yunita berupaya mengajak 45 UMKM Lokal di Bali untuk memasarkan produk-produk UMKM dalam acara GWK Bali Countdown 2025.

“Mereka kurangnya pengetahuan atau bantuan dari pihak terkait untuk memamerkan produk UMKM Bali,” tambahnya.

Pada waktu berada di Bali, Erma Yunita menyebutkan GWK Bali Countdown 2025 menjadi moment yang tepat untuk memasarkan produk UMKM Bali.

“Dengan begini, saya bisa membawa teman-teman kita, UMKM Lokal bisa memasarkan produk-produk UMKM dalam acara GWK Bali Countdown 2025,” imbuhnya.

Dengan reputasi internasional, GWK Cultural Park telah menjadi tuan rumah berbagai acara kelas dunia, termasuk beauty pageant Miss World, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 hingga jamuan makan malam KTT G20 Tahun 2022 dan World Water Forum ke-10 yang baru saja berlangsung Bulan Mei di tahun 2024.

Sebagai salah satu kebanggaan dibawah naungan PT Alam Sutera Realty Tbk, GWK Cultural Park terus berkomitmen untuk mengangkat seni, budaya dan pariwisata Indonesia ke kancah global.

“Prestasi ini menegaskan kapasitas GWK Cultural Park sebagai venue terbaik untuk event-event berkelas global dengan standar keamanan yang tinggi,” pungkasnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button