Tak Berkategori

Said Iqbal Hadiri Musda-Muscab V Partai Buruh Bali, Optimistis Duet Suyanta-Parikesit Perkuat Basis Pekerja Tembus Parlemen 2029

Jbm.co.id-DENPASAR |  Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal menghadiri langsung Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Partai Buruh Provinsi Bali di Hotel Sindu, Sanur, Denpasar, Selasa, 24 Pebruari 2026.

Foto: Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal menghadiri langsung Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Partai Buruh Provinsi Bali di Hotel Sindu, Sanur, Denpasar, Selasa, 24 Pebruari 2026.

Kehadiran Said Iqbal dalam Musda-Muscab V ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi struktur partai di Bali.

Dalam arahannya, Said Iqbal menyampaikan sejumlah harapan strategis terhadap kepemimpinan I Made Suyanta untuk memperkuat basis pekerja sekaligus memperluas pengaruh politik partai di tingkat legislatif.

Dorong Terwujudnya Welfare State

Menurut Said Iqbal, kepemimpinan Suyanta diharapkan mampu memastikan perjuangan Partai Buruh berjalan konsisten untuk menghadirkan kesetaraan kesempatan bagi seluruh rakyat.

Said Iqbal menegaskan bahwa Partai Buruh menargetkan penguatan perjuangan menuju terwujudnya negara sejahtera (welfare state), sekaligus memperluas representasi politik di parlemen. Distribusi kekayaan melalui jaminan sosial yang kuat dan kebijakan ekonomi yang melindungi produksi dalam negeri menjadi fokus utama.

“Boleh orang menjadi kaya, tetapi jangan sampai memiskinkan rakyat. Redistribusi kekayaan harus hadir dalam bentuk jaminan sosial yang nyata,” tegasnya.

Said Iqbal juga menyoroti peran APBN dan APBD, termasuk APBD Bali agar diarahkan secara konkret untuk pembangunan kesejahteraan rakyat, seperti pembangunan rumah sakit, sekolah, fasilitas publik serta penguatan jaminan sosial.

Target Kursi DPR RI dan DPRD Bali

Selain agenda ideologis, Partai Buruh memasang target elektoral yang terukur di Bali. Untuk tingkat nasional, pihaknya berharap Bali mampu menyumbang minimal satu kursi DPR RI.

Sementara untuk DPRD Provinsi Bali, Iqbal optimistis partainya dapat meraih dua kursi. Di tingkat kabupaten/kota, ditargetkan minimal satu kursi di setiap daerah, bahkan membuka peluang dua kursi di beberapa wilayah strategis.

Menurutnya, keberadaan kursi legislatif sangat penting agar Partai Buruh dapat memperjuangkan regulasi yang berpihak pada rakyat pekerja.

“Dengan kursi DPRD, kita bisa mendorong Perda yang melindungi rakyat, misalnya ketika pariwisata turun, harus ada jaminan sosial agar masyarakat tidak jatuh miskin,” paparnya.

Lindungi Pekerja Formal dan Informal

Said Iqbal menegaskan bahwa perjuangan Partai Buruh di Bali mencakup perlindungan menyeluruh bagi pekerja formal maupun informal. Kelompok yang menjadi perhatian antara lain pedagang kaki lima, pengemudi ojek online, pekerja sektor pariwisata, hingga gig worker yang dinilai belum memiliki kepastian status kerja.

Isu kepastian pembayaran THR bagi pekerja juga menjadi sorotan. Selain itu, pengawasan program publik seperti jaminan kesehatan gratis, bantuan sosial, serta pencegahan korupsi APBD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota menjadi bagian dari agenda penguatan partai.

Duet Kepemimpinan Dinilai Solid

Secara khusus, Said Iqbal menyatakan optimisme tinggi terhadap duet kepemimpinan I Made Suyanta dan I Putu Parikesit di Partai Buruh Bali. Kombinasi keduanya dinilai menjadi kekuatan strategis untuk membesarkan partai di Pulau Dewata.

“Pak Suyanta pebisnis yang punya hati kepada rakyat kecil, Pak Parikesit berpengalaman di perusahaan internasional. Ini duet maut,” ujarnya.

Dengan dukungan tokoh agama dan aktivis serikat buruh di Bali, Musda-Muscab V ini diharapkan menjadi titik konsolidasi penting bagi Partai Buruh Bali dalam memperkuat struktur organisasi, memperluas basis massa, serta menatap kontestasi politik menuju Pemilu 2029 dengan lebih percaya diri. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button