BeritaDaerahLingkungan HidupPemerintahanPolri

Program Pamsimas, Kapolsek Selbar Hadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Desa Mundeh Kangin dan Desa Adat Mundeh

Jbm.co.id-TABANAN | Polsek Selbar melakukan giat rapat koordinasi Pemerintah Desa Mundeh Kangin dengan Desa Adat Mundeh terkait program Pamsimas, Selasa, 28 Mei 2024.

Turut hadir, Tim Pamsimas Provinsi Bali, Tim Pamsimas Kabupaten Tabanan, Kapolsek Selbar, Perbekel Desa Mundeh Kangin, Babinkamtibmas Desa Mundeh Kangin, Jro Bendesa Adat Mundeh, Kawil Banjar Mundeh Kawan, Kawil Banjar Mundeh Kangin dan Kawil Banjar Pasut.

Pada intinya, Tim Pamsimas Provinsi menyampaikan, program ini merupakan program penyedia air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat untuk dapat mengakses air minum dan sanitasi secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolsek Selbar AKP I Nyoman Edi Suwarya, S.H.,M.H., menyampaikan berdasarkan pasal 33 ayat(3) UUD 1945 yang berbunyi,” Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”.

Oleh karena itu, Kapolsek Selbar menegaskan, bahwa sumber air yang ada bukan merupakan milik perorangan maupun sebuah kelompok. Namun, milik negara yang notabene dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran warga, terutama warga Desa Mundeh Kangin.

“Kami berharap, agar warga dapat menyampaikan aspirasi terkait Pamsimas ini secara aman dan tertib agar tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari,” terangnya.

Perbekel Desa Mundeh Kangin menyampaikan pada intinya, program Pamsimas ini, bertujuan untuk mengoptimalkan sumber air yang ada, guna kesejahteraan masyarakat Desa Mundeh Kangin, agar air yang disalurkan bisa tercover secara baik.

“Rencananya, Pamsimas ini akan menggunakan sumber air Bengal yang berlokasi dan dikelola secara swadaya oleh Desa Adat Mundeh serta disalurkan untuk warga Banjar Pakuaji, Banjar Cancel dan Banjar Pasut,” ungkapnya.

Jro Bendesa Adat Mundeh menyampaikan berdasarkan hasil rapat koordinasi prajuru Desa Adat Mundeh dengan Keramaian Adat Mundeh menyatakan mendukung program Pamsimas.

“Namun, itu tidak menggunakan sumber air Bengal yang saat ini masih dibutuhkan oleh masyarakat Desa Adat Mundeh baik secara sekala maupun Niskala,” tegasnya.

Dalam kegiatan rapat menghasilkan kesimpulan, bahwa Desa Adat Mundeh keberatan atau menolak program Pamsimas, jika menggunakan sumber mata air Bengal.

“Namun, mendukung program Pamsimas, jika menggunakan sumber mata air alternatif lainnya,” pungkasnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button