BeritaDaerahDenpasarPolri

Polda Bali dan IKKES Bali Komitmen Jaga Kamtibmas di Wilayah Bali

JBM.co.id-DENPASAR | Polda Bali menggelar tatap muka dengan Ikatan Keluarga Sumba (IKKES) Provinsi Bali, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bali.

Kegiatan tatap muka ini dihadiri langsung Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali AKBP Gede Dartiyasa,S.Sos.,M.H., yang dalam kesempatan tersebut mewakili Direktur Intelkam Polda Bali serta KBO Dit Binmas Polda Bali, termasuk pula dihadiri Ketua Umum Flobamora Bali, Ketua IKKES Bali dan Ketua Wilayah Kabupaten IKKES Bali.

Kemudian, pihak terkait melakukan perkenalan singkat, yang dimulai dari Kasubdit III Ditintelkam Polda Bali sekaligus menyampaikan pentingnya peran Flobamora Bali dan IKKES Bali untuk menjaga kamtibmas di wilayah Bali.

“Siapapun yang tinggal di Bali harus menyesuaikan dengan situasi di Bali dan berkewajiban menjaga keamanan Bali karena perbedaan kebiasaan akan mempengaruhi situasi keamanan. Dalam menyelesaikan permasalahan agar tidak sampai terjadi keributan sehingga tidak ada kesan terjadi keributan antar suku,” kata AKBP Gede Dartiyasa, S.Sos.,M.H., Rabu, 24 Januari 2024.

KBO Dit Binmas Polda Bali dalam penyampaiannya mengajak Flobamora Bali dan IKKES Bali agar turut menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Bali. Dalam pembinaan keamanan dan ketertiban Dit Binmas memiliki Bhabinkamtibmas di tingkat Desa ada Polisi Banjar pada tingkat banjar, dalam rangka mempermudah penyelesaian setiap permasalahan.

Kedepannya pelaksanaan tugas Polri, diperlukan partisipasi tokoh-tokoh masyarakat dan termasuk paguyuban-paguyuban atau ikatan keluarga yang ada di wilayah Polda Bali.

Sementara itu, Ketua IKKES Bali menuturkan tingkat kehadiran warga Sumba ke Bali cukup tinggi melalui 3 kapal laut di Benoa setiap 2 minggu sekali, sehingga keberadaannya di Bali sulit didata dan diawasi. Karakter orang-orang Sumba sangat beragam dan banyak bahasa sehingga dalam menyelesaikan permasalahan diperlukan sentuhan khusus.

IKB Flobamora Bali dan IKKES Bali berkomitmen untuk saling menjaga situasi kamtibmas dalam mewujudkan situasi Bali yang aman dan damai.

“Kami sudah rutin melakukan pembinaan terhadap warga kami melalui Ikatan Kristen Sumba (IKS) di gereja masing-masing. Persoalan yang terjadi yaitu publikasi media seolah-olah mencantumkan etnis, padahal mereka adalah oknum yang dapat mencoreng nama baik orang Sumba pada umumnya,” terangnya. (red).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button