BadungBeritaDaerahPolitik

Pilkada Badung 2024, Paket Adi-Parwa Semakin Menguat Disebut Sesuai Mekanisme Alam

Jbm.co.id-BADUNG | PDI Perjuangan masih menggodok sembilan nama yang terjaring untuk dijadikan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup-Wabup) Badung dalam menghadapi Pilkada Badung tahun 2024. Salah satunya, disebut nama Putu Parwata, yang masuk radar dalam proses penjaringan internal PDI Perjuangan.

“Mekanisme kami di partai PDI Perjuangan yang di penjaringan Bupati dan Wakil Bupati semua kami buatkan berita acaranya dan kami langsung kirimkan ke DPD PDI Perjuangan,” kata Putu Parwata selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Badung, saat dikonfirmasi awak media, Kamis, 2 Mei 2024.

Setelah nantinya di DPD PDI Perjuangan, lanjutnya proses penjaringan akan dilakukan penggodokan lebih dalam, yang biasanya diadakan simulasi survei.

“Jadi, elektoralnya yang kuat seperti apa, paket-paketnya siapa, lalu dari DPD akan dikirim ke DPP PDI Perjuangan,” kata Putu Parwata.

Kemudian, kata Putu Parwata, DPP PDI Perjuangan juga akan melakukan kajian, dengan hasilnya dikaji kembali, kemudian dipertimbangkan kembali dengan matang.

“Itu dilihat elektabilitas, popularitas dan pengabdiannya, kemudian yang lain-lainnya. Jadi, final keputusannya ada di DPP partai oleh Ketua Umum, Ibu Megawati,” tegasnya.

Terkait hasil survei dari DPD PDI Perjuangan, lanjutnya belum ada mengerucut ke salah satu nama.

Meski demikian, nama Adi Arnawa dan Putu Parwata dalam paket Adi Parwa santer disebut semakin menguat di kalangan masyarakat Kabupaten Badung.

Menyikapi hal tersebut, Putu Parwata menyerahkan kembali aspirasi masyarakat tersebut sesuai mekanisme alam.

“Kalau memang alam yang menghendaki Adi Parwa jadi, doakan ya,” kata Putu Parwata, sembari menebar senyuman.

Atas aspirasi masyarakat dengan munculnya paket Adi Parwa disebutkan penjaringan internal partai PDI Perjuangan terus berproses di DPD dan DPP PDI Perjuangan.

Dalam arti, bukan individu yang mendaftar di DPC PDI Perjuangan akan tetapi melalui aspirasi masyarakat yang berkembang di Kabupaten Badung.

Setelah namanya muncul, maka di tingkat DPC digodok yang selanjutnya dibawa ke tingkat DPD dan DPP PDI Perjuangan dengan mengisi formulir, sesuai dengan aspirasi masyarakat.

” Itu aspirasi kita jaring dan kita teruskan. Siapa yang menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati semuanya akan diproses. Nanti yang mana kena. Jadi, setelah penjaringan itu dibawa ke DPD, lalu DPD bawa ke DPP PDI Perjuangan. Kemudian, setelah penjaringan juga mengisi formulir,” tandasnya. (ace).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button