Petikkan Pesan Kanjeng Sunan Kalijaga, “Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake”
Gus Mat: "Menerapkan nilai-nilai tersebut, akan bisa mencapai kehidupan yang lebih seimbang dan harmonis"

Pacitan,JBM.co.id-Salah sorang tokoh spiritual di Pacitan, Amat Tufan menekankan pentingnya hidup tanpa kepongahan.
Ia lantas mengutip, pesan Kanjeng Sunan Kali Jaga yang berbunyi “Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake”.
Artinya, seseorang harus berjuang tanpa mengandalkan massa atau kekuatan fisik, dan ketika menang, tidak perlu merendahkan orang lain.
Pesan ini, sambung tokoh spiritual yang akrab disapa Gus Mat ini, sejalan dengan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam budaya Jawa, seperti kesederhanaan, kerendahan hati, dan kesadaran spiritual.
“Menerapkan nilai-nilai tersebut, akan bisa mencapai kehidupan yang lebih seimbang dan harmonis,” terang Gus Mat yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah ini.
Seperti diketahui, Amat Taufan, dikenal sebagai sosok yang aktif dalam melestarikan budaya dan sejarah Pacitan. Ia telah menulis beberapa buku tentang sejarah Pacitan, termasuk “Ensiklopedia Situs Pacitan Kota Misteri” yang berisi tentang berbagai situs bersejarah di Pacitan.
Masih di kesempatan yang sama, Gus Mat mengatakan, wejangan Sunan Kalijaga memang sangat inspiratif dan bisa dijadikan panutan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Mengingat, Kanjeng Sunan Kali Jaga adalah salah satu dari Wali Songo yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa, dan ajaran-ajarannya sarat dengan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal.
“Ajaran Kanjeng Sunan Kalijaga sering kali menekankan pentingnya kesederhanaan, ketulusan, dan harmoni dengan lingkungan sekitar. Beliau juga dikenal sebagai sosok yang toleran dan bijaksana dalam menyebarkan ajaran Islam, dengan cara yang santun dan penuh hikmah,”beber Gus Mat.
Menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran Sunan Kalijaga, sambung dia, seseorang dapat memperoleh ketenangan batin, kesadaran spiritual, dan kemampuan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ajaran-ajarannya juga dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk hidup dalam harmoni dan saling menghormati,”pungkasnya.(Red/yun).




