Pengabdian Tak Pernah Ada Kata Purna, Bupati Pacitan Lepas Dua Pejabat dengan Penuh Apresiasi dan Harapan
"Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat"

Pacitan,JBM.co.id- Senyum haru dan rasa bangga menyelimuti suasana pelepasan purna tugas dua pejabat Pemerintah Kabupaten Pacitan, Dr. Drs. Heru Sukresno, MM dan Edy Wasana, SE, yang digelar pada Rabu (1/7/2026) malam, di Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian keduanya sebagai aparatur sipil negara yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran, dan waktunya bagi kemajuan Kabupaten Pacitan.
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut sekaligus mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kedua pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya hingga memasuki masa purna tugas.
Menurut Bupati, purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengalaman, pengetahuan, serta kebijaksanaan yang dimiliki para pensiunan ASN merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk terus berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pacitan, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Heru Sukresno dan Bapak Edy Wasana atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama ini. Semoga tali silaturahmi tetap terjaga dan segala masukan yang membangun senantiasa menjadi penyemangat bagi kami dalam melanjutkan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Aji ini, juga mengajak seluruh aparatur sipil negara yang masih aktif, khususnya generasi muda, untuk menjadikan sosok Heru Sukresno dan Edy Wasana sebagai teladan. Semangat kerja, integritas, loyalitas, serta komitmen dalam melayani masyarakat dinilai menjadi nilai-nilai yang patut diwariskan kepada generasi penerus birokrasi.
Ia menegaskan bahwa setiap ASN pada akhirnya akan memasuki masa pensiun. Namun, mampu menuntaskan pengabdian hingga batas usia pensiun dengan penuh dedikasi merupakan sebuah prestasi sekaligus kebanggaan yang layak diapresiasi.
Lebih jauh, Mas Aji berharap kedua pejabat yang memasuki masa purna tugas tetap aktif berkarya di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan sosial, keagamaan, pendidikan, maupun berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya. Sebab, tidak ada kata berhenti untuk memberikan manfaat kepada sesama.
Sebagai penutup, Bupati menyampaikan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keselamatan, kebahagiaan, dan keberkahan kepada kedua pejabat beserta keluarga dalam menjalani masa purna tugas.
Suasana semakin hangat ketika Bupati menutup sambutannya dengan sebuah pantun sederhana namun penuh makna.
“Jalan-jalan ke Pantai Nyawiji, pulangnya mampir ke Teleng Ria. Selamat pensiun Pak Heru dan Pak Edy, semoga tetap sehat, sejahtera, bahagia.”
Pelepasan purna tugas tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi pengingat bahwa jabatan memang memiliki batas waktu, sementara nilai pengabdian akan selalu hidup dalam jejak karya yang ditinggalkan.
Dedikasi yang telah ditorehkan kedua tokoh tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus bekerja dengan integritas, melayani dengan sepenuh hati, dan membangun Pacitan menuju daerah yang semakin maju, sejahtera, dan membahagiakan masyarakatnya.(Red/yun).




