Patroli Dialogis Unit Turjawali Samapta Polresta Denpasar Jaga Kondusivitas Kawasan Renon

Jbm.co.id-DENPASAR | Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Unit Turjawali Samapta Polresta Denpasar melaksanakan kegiatan patroli dialogis di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Denpasar. Salah satu lokasi yang disambangi adalah kawasan depan Kantor Bank BRI Renon, Denpasar, Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan patroli dialogis tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif, khususnya di area yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Patroli ini dilaksanakan atas perintah Kasat Samapta Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Adnyana Tunggal Jaya, S.Sos., S.H., M.M. Dalam pelaksanaannya, sebanyak lima personel diterjunkan untuk menyisir area Renon sekaligus berdialog dengan masyarakat.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Aipda Putu Gede Eka Sujawan, Aipda Kt Juni Artawan, Bripda I Putu Andika Mulia Artawan, Bripda I Kadek Widyastika, dan Bripda Putu Alldi Pramana.
Selain patroli dialogis, Unit Turjawali Samapta Polresta Denpasar juga melaksanakan kegiatan check point menggunakan kendaraan Kijang 9301 dan 9302.
Kegiatan ini digelar di depan Kantor Gubernur Denpasar Timur sebagai upaya memperkuat pengawasan situasi keamanan di kawasan tersebut.
Kasat Samapta Kompol I Ketut Adnyana Tunggal Jaya, S.Sos.,S.H.,M.M., menyebutkan pihaknya melaksanakan pengecekan personel yang melaksanakan patroli di lapangan Renon sekaligus personil berdialogis dengan masyarakat, dalam memberikan pesan-pesan kamtibmas.
Kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar Lapangan Renon. Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
“Terpantau arus lalu lintas sepanjang jalan dilalui ramai lancar, aktivitas masyarakat berjalan normal, nihil diketemukan GK yang menonjol 815 cerah, situasi kondusif aman. Polresta Denpasar Layani Dengan Setulus (LDS),” pungkasnya. (red).



