Di Malam Peringatan Isra Mi’raj Bupati Aji Lantik 79 Pejabat Struktural, Yudo dan Chusnul Curi Perhatian
"Yudo disebut-sebut akan 'pulang kandang' sebagai Kepala Dinas PUPR, seiring pejabat definitif saat ini, Suparlan, memasuki masa purna tugas. Demikian Juga Dengan Chusnul"

Pacitan,JBM.co.id-Sebanyak 79 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pacitan, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) hingga pejabat eselon di bawahnya, resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayu Aji Reksonagoro, di Aula Pendopo Mas Tumenggung Djogokardjo, Kamis (15/1/2026) malam.
Pelantikan yang digelar bertepatan dengan malam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW itu menjadi salah satu rotasi birokrasi terbesar di awal 2026, sekaligus menandai fase konsolidasi penting pemerintahan daerah.
Dari puluhan nama yang dilantik, perhatian publik tertuju pada Yudo Tri Kuncoro. Sekretaris Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Pacitan yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas PUPR, kini dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Pacitan.
Posisi lama Yudo digantikan Edi Nurcahyo, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR. Yudo dikenal sebagai insinyur profesional yang telah mengantongi Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) dari PII Indonesia. Penempatannya di jajaran Asisten Sekda diprediksi bersifat sementara. Pada 2027 mendatang, Yudo disebut-sebut akan “pulang kandang” sebagai Kepala Dinas PUPR, seiring pejabat definitif saat ini, Suparlan, memasuki masa purna tugas.
Nama lain yang tak kalah mencuri perhatian adalah Muhammad Chusnul Faozi. Alumni Sekolah Tinggi Kepamongprajaan (STKP) itu resmi dilantik sebagai Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sebelumnya, Chusnul menjabat Sekretaris Bappeda dan Litbang.
Seperti Yudo, posisi baru Chusnul juga diprediksi sebagai ruang transit strategis. Pada tahun ini, ia berpeluang besar ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda, dan pada 2027 disebut-sebut akan kembali ke “kandang” sebagai Kepala Bappeda definitif, menggantikan Heru Sukresno yang akan memasuki masa pensiun.
Pada level kepala perangkat daerah, Muhammad Ali Mustofa yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Perekonomian Setda Pacitan, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian. Jabatan lamanya diisi Ayub Setya Budi.
Sementara itu, Sugiyem, yang sebelumnya menjabat Camat Pacitan, naik jabatan menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Posisi Camat Pacitan kemudian diisi Dita Ampsari, yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Olahraga Disparbudpora.
Rotasi juga menyasar jajaran camat lainnya. Nanang Hardwijono dilantik sebagai Kepala Dinas Perikanan, menggantikan posisinya sebagai Camat Ngadirojo yang kini diisi Muhammad Taufik Effendi. Didik Darmawan, Camat Arjosari, mendapat amanah baru sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Sosial, Kemasyarakatan, dan SDM, sementara kursi Camat Arjosari diisi Frendy Eka Endrianto.
Untuk wilayah kecamatan lain, Nasrul Hidayat dipercaya sebagai Camat Sudimoro, Bagus Nur Cahyadi sebagai Camat Donorojo, Herman Ramahi sebagai Camat Bandar, serta Edi Wasana dan Udin Wahyudi masing-masing tetap mengisi jabatan Camat Tegalombo dan Camat Kebonagung.
Di lingkup sekretariat daerah, Isranto digeser dari Kabag Hukum menjadi Inspektur Pembantu Wilayah III, digantikan Roni Subastian. Surono dipindah sebagai Kabag Pembangunan, sementara Ketik Fahrudin dimutasi menjadi Sekretaris Badan Keuangan Daerah, dengan posisi Kabag Umum diisi Mandiego. Jabatan Kabag Organisasi kini dipegang Wawan Puji Atmoko.
Tak hanya pejabat eselon II dan III, Bupati juga melantik sejumlah pejabat eselon IV, kepala seksi di tingkat kecamatan, serta melakukan mutasi dua lurah.
Aswin Rikha Wijaya, Lurah Ploso, dimutasi sebagai Sekcam Tegalombo dan digantikan Aji Hananto. Dimas Putu Praja, Lurah Pucangsewu, dipercaya sebagai Kabid Olahraga Disparbudpora. Sementara Andung, Lurah Pacitan, dimutasi sebagai Lurah Sidoharjo, dan posisinya digantikan Jaenal.
Rotasi jabatan kali ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Bupati Indrata mulai merapikan “papan catur” birokrasi, dengan menempatkan figur-figur potensial di posisi antara, yang kerap disebut sebagai ruang tunggu menuju jabatan prestisius.
Lebih dari sekadar mutasi, rangkaian pelantikan ini menegaskan bahwa birokrasi Pacitan tengah memasuki fase transisi penting. Tahun 2027 kini bukan hanya menjadi penanda purna tugas pejabat lama, tetapi juga momentum lahirnya generasi baru pengendali birokrasi Pacitan.
Dalam sambutannya, Bupati Indrata menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik.
“Sekarang Bulan Rajab. Selamat kepada pejabat yang baru dilantik, slaman, slumun, slamet, semoga membawa keberkahan untuk masyarakat Pacitan,” ujarnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi,Wabup Gagarin, Ketua Komisi I DPRD Rachman Wijayanto, Wakil Ketua DPRD, Heru Setyanto, serta Sekda Pacitan Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro.(Red/yun).




