ASB: “Urip Tanpo Lampu”
"Libatkan insting, perasaan, dan firasat yang bersumber dari jiwa dan hati yang bersih, serta fikiran yang hening"

Pacitan,JBM.co.id- “Urip tanpo lampu”.
Kalimat tersebut mengingatkan tentang pentingnya melibatkan aspek intuitif dan spiritual dalam membuat keputusan dan menjalani hidup.
Selain rasionalitas, maka libatkan insting, perasaan, dan firasat yang bersumber dari jiwa dan hati yang bersih, serta fikiran yang hening. “Dengan cara itu, kita dapat membuat pilihan yang lebih tepat dan bijak. Ini juga dapat membantu kita untuk tetap berada di jalur yang benar dan mencapai tujuan,”kata Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, dalam filosofinya yang disampaikan, Selasa (28/10/2025).
Politikus Demokrat yang akrab disapa ASB ini mengatakan, firasat yang bersumber dari jiwa dan hati yang bersih, serta fikiran yang hening, dapat menjadi panduan yang bijak dalam menjalani hidup.
“Dengan begitu, kita akan bisa membuat keputusan yang tepat, menghindari kesalahan, dan mencapai tujuan dengan lebih efektif. Perenungan ini juga dapat membantu kita untuk tetap berada di jalur yang benar dan meningkatkan kesadaran diri,” tegas ASB.(Red/yun).




