ASB Sebut, Tagline Baru Pariwisata Kabupaten Pacitan, “70-Mile Sea Paradise” Diharapkan Dapat Meningkatkan Daya Tarik Wisata Bahari Pacitan
"Pacitan selama ini dijuluki sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur dengan keindahan alamnya yang memikat dan masyarakatnya yang ramah, serta kerukunan sosial yang terjalin kuat"

Pacitan,JBM.co.id- Tagline baru Pariwisata Kabupaten Pacitan, “70-Mile Sea Paradise” diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata bahari Pacitan yang memiliki garis pantai sepanjang 70 mil dengan keindahan alam dan ombaknya yang menawan.
Menurut Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, Pacitan selama ini dijuluki sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur dengan keindahan alamnya yang memikat dan masyarakatnya yang ramah, serta kerukunan sosial yang terjalin kuat.
“Tagline ini menjadi simbol kekayaan bahari Pacitan dan diharapkan dapat memperkuat citra Pacitan sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia,”ujarnya, Kamis (28/8/2025).
Seperti diketahui bahwa dalam rangka mempromosikan tagline baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan menggelar Ekspedisi Merah Putih yang diikuti dengan berbagai kegiatan.

Diantaranya seperti Trail Run Nyaman Jiwo, yaitu event lari sepanjang 38,4 KM. Kemudian Pacitan Kreatif Fest, yaitu festival kreativitas masyarakat Pacitan, Pacitan Hidden Point Surf Competition atau kompetisi surfing, Festival Lomba Dayung Rekreasi, Pagelaran Reog, Konvoi ATV, Tari Eklek, Rampak Kendang dan Bazar UMKM.
Selain itu juga digelar pertunjukan seni dan bazar produk lokal, juga kegiatan pelestarian lingkungan dengan penanaman Cemara Udang. Kompetisi mancing, Festival Rock Balancing, Langen Beksan, dan pertunjukan seni tradisional seperti Tari Keling.
Lebih lanjut, legislator yang populis dengan sapaan ASB ini menjelaskan, kehidupan sosial yang rukun dapat menjadi modal awal kemajuan Pacitan.
Kehidupan sosial yang rukun, sambung dia, memungkinkan masyarakat untuk hidup bersama, bekerja sama dalam mencapai tujuan.
Lain itu juga bisa menciptakan stabilitas dan keamanan yang dibutuhkan untuk pembangunan dan kemajuan. “Kehidupan sosial yang rukun dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan dan kegiatan sosial lainnya serta dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas ASB.(Red/yun).




