Dari Waterbom Bali, Enam Komunitas Muda Siap Inspirasi Masyarakat untuk Cinta Rupiah

Jbm.co.id-BADUNG | Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mempertemukan enam komunitas muda dari Badung, Denpasar, dan Jembrana dalam Forum Pengembangan Kapasitas dan Engagement Edukator Dewata Angkatan 2026 di Waterbom Bali, Sabtu (26/9/2026).
Melalui kegiatan ini, para Duta Muda Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan Edukator Dewata mengasah kemampuan untuk menyampaikan edukasi Rupiah dengan cara yang dekat dengan generasi muda.

Forum dibuka oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Irwan, dan turut dihadiri 10 perwakilan BI Bali. Enam komunitas yang berpartisipasi ialah Forum Anak Daerah Kabupaten Badung, Jegeg Bagus Kabupaten Badung, Forum Anak Daerah Kota Denpasar, Truna Truni Kota Denpasar, Generasi Remaja Kabupaten Jembrana, serta Jegeg Bagus Kabupaten Jembrana.
“Cinta Rupiah dimulai dari mengenali dan merawatnya. Bangga Rupiah berarti menyadari bahwa di setiap lembar uang yang kita gunakan ada identitas dan kedaulatan bangsa. Paham Rupiah mengajak kita menggunakannya dengan bijak. Melalui Edukator Dewata, kami ingin tiga pesan ini tumbuh menjadi kebiasaan generasi muda Bali,” kata Irwan.
Rangkaian kegiatan bertajuk Aqua Insight menghadirkan empat narasumber. Kolonel Inf Tarmuji, S.Ag., membawakan materi tentang Rupiah dalam semangat kebangsaan. Henry Nosih Saturwa memberikan motivasi sekaligus mengajak peserta mengevaluasi peran mereka sebagai edukator.
Peserta juga berlatih public speaking bersama Kak Chanda agar semakin percaya diri berbicara di hadapan masyarakat.
Dalam sesi Speak, Create, Inspire Content, Bli Azril yang dikenal sebagai Paijo berbagi cara mengemas pesan edukasi menjadi konten digital yang kreatif dan relevan.
Menurut Irwan, komunitas muda dapat menyampaikan pesan CBP Rupiah dengan bahasa yang akrab bagi lingkungan mereka.
“Anak muda memiliki cara yang khas untuk menginspirasi sesamanya. Ketika enam komunitas ini menyampaikan pesan Cinta, Bangga, Paham Rupiah dengan bahasa dan kreativitas mereka sendiri, edukasi tentang Rupiah dapat menjangkau lebih banyak orang dan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari,” terangnya.
Selain mengikuti sesi materi, peserta menjalani team building yang dipandu Tim Waterbom Bali. Kegiatan ini memberi ruang bagi anggota dari tiga daerah untuk saling mengenal, bekerja sama, dan membangun kekompakan. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan persiapan Water Hunter sebagai bagian dari aktivitas penutup. Lokasi kegiatan juga memiliki capaian yang membanggakan bagi Bali.
Waterbom Bali meraih peringkat taman rekreasi air terbaik di dunia pada 2025 dalam Tripadvisor Travelers’ Choice Awards: Best of the Best. Pada 2026, Pemerintah Provinsi Bali memberikan penghargaan kepada Waterbom Bali atas penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber dan pemilahan sampah terbaik pada kategori daya tarik wisata.
Kedua capaian itu menunjukkan bahwa pengalaman wisata yang diakui dunia dapat berjalan bersama tanggung jawab menjaga lingkungan Bali.
Forum ini memperkuat tiga bekal Edukator Dewata: wawasan kebangsaan untuk memaknai Rupiah, keterampilan komunikasi untuk menjelaskan pesannya, dan kreativitas untuk menjangkau masyarakat melalui media digital. Bekal tersebut diharapkan terus digunakan ketika para peserta kembali bergerak bersama komunitasnya di Badung, Denpasar, dan Jembrana.
Dari Waterbom Bali, para Edukator Dewata pulang membawa semangat untuk menjadikan Rupiah sebagai bahan percakapan yang mudah dipahami, menarik untuk dibagikan, dan membangkitkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Salam Cinta, Bangga, Paham Rupiah. (tnu).
Editor: Putu Wiguna



