BeritaDaerahOpiniPendidikanSeni BudayaSosial

Sekda Pacitan: Buku “Setetes Tinta Peradaban Pacitanian” Jadi Warisan Intelektual Penjaga Identitas Daerah

"Sekda menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh penulis, tim penyusun, editor, serta semua pihak yang telah berkontribusi hingga terbitnya buku yang memuat kekayaan sejarah dan budaya Pacitan"

Pacitan, JBM.co.id-Pemerintah Kabupaten Pacitan menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui penguatan literasi dan dokumentasi sejarah. Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Maulana Heru Wiwoho Supadi Putro, yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan, Ahmad Tofan, pada acara Launching buku “Setetes Tinta Peradaban Pacitanian: Jejak, Memori dan Warisan Budaya Pacitan”, Senin (29/6/2026), di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Pacitan.

Dalam sambutan tersebut, Sekda menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh penulis, tim penyusun, editor, serta semua pihak yang telah berkontribusi hingga terbitnya buku yang memuat kekayaan sejarah dan budaya Pacitan tersebut.

Menurutnya, buku ini merupakan buah dari proses panjang melalui kegiatan Bimbingan Teknis Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pacitan. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pelatihan hingga penerbitan buku, didukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Dana Bantuan Pengembangan Program Perpustakaan Daerah Tahun 2026.

Sekda menegaskan bahwa Pacitan tidak hanya dikenal karena panorama alamnya yang memesona, tetapi juga memiliki kekayaan budaya yang menjadi identitas masyarakatnya. Beragam warisan seperti kesenian tradisional, adat istiadat yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, bahasa khas Pacitan, hingga berbagai tradisi lokal lainnya menjadi kekayaan yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

“Warisan budaya tidak akan memiliki makna apabila hanya hidup dalam ingatan para pelaku sejarah. Ia harus didokumentasikan, dituliskan, dan diwariskan agar tetap hidup di tengah perubahan zaman,” demikian isi sambutan Sekda yang dibacakan Ahmad Tofan.

Lebih lanjut disampaikan, buku “Setetes Tinta Peradaban Pacitanian: Jejak, Memori dan Warisan Budaya Pacitan” bukan sekadar kumpulan tulisan, melainkan ikhtiar bersama untuk merekam perjalanan sejarah, menggali nilai-nilai budaya, sekaligus memperkenalkan identitas Pacitan kepada generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.

Di tengah derasnya arus informasi digital, keberadaan buku dinilai memiliki peran strategis sebagai sumber literasi, referensi akademik, sekaligus media edukasi masyarakat. Dokumentasi tertulis menjadi benteng penting dalam menjaga jati diri daerah agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pacitan berharap buku ini mampu menjadi inspirasi bagi pelajar, mahasiswa, guru, peneliti, budayawan, hingga masyarakat luas untuk semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan sejarah serta budaya daerah.

Pemerintah Kabupaten Pacitan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian budaya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah. Sebab, kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya menjaga akar budaya, nilai-nilai luhur, dan identitas yang dimiliki.

Mengakhiri sambutannya, Sekda mengajak seluruh masyarakat menjadikan buku tersebut sebagai warisan intelektual yang mampu memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Pacitan, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus menjadi jendela bagi dunia untuk mengenal kekayaan budaya daerah.

Acara launching buku kemudian secara resmi dibuka dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, disertai harapan agar karya tersebut memberikan manfaat yang luas, menjadi sumber inspirasi, sekaligus menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunannya. (Red/yun).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button